2 Rumah Ludes, 1 Meninggal

Kebakaran di Kertapati Air Besi
Petugas memadamkan api yang melalap 2 unit rumah warga di Desa Kertapati Kecamatan Air Besi, dini hari kemarin (17/7).

AIR BESI,Bengkulu Ekspress – Kebakaran hebat kembali melanda di Kabupaten Bengkulu Utara . Kali ini menimpa 2 unit rumah warga semi permanen di Desa Kertapati Kecamatan Air Besi sekitar pukul 23.30 WIB, Senin malam (16/7). Akibatnya, selain mengalami kerugian material mencapai Rp 120 juta, satu orang warga, yakni Muhammad Dius (45) warga setempat meninggal dunia tersengat aliran listrik ketika hendak membantu memadamkan api.

‘’Memang ada 2 unit rumah semi permanen yang terbakar. Kejadian itu, sekitar pukul 23.30 WIB, Senin malam (16/7),’’ ujar Kapolres Bengkulu Utara , AKBP Ariefaldi WN SH SIK MM melalui Kasat Reskrim AKP Jufri SIK, kemarin (17/7).

Kronologis kejadian berdasarkan data terhimpun, api diperkirakan berasal korsleting aliran listrik dari dalam kamar depan rumah milik Badarudin (50). Kemudian, api cepat membesar dan menghanguskan bagian depan rumah tersebut. Karena rumah yang berdekatan, maka api dengan cepat menyebar ke rumah Rusna (65) yang merupakan tetangga korban.Akibatnya, 2 unit rumah, 2 unit sepeda motor dan 1 unit handtraktor serta beberapa perabotan rumah ikut ludes terbakar.



‘’Ada satu orang korban meninggal dunia, ketika kejadian hendak membantu memadamkan api,’’ ungkap Kasat.

Api berhasil dipadamkan setelah sekitar pukul 01.30 WIB, setelah warga Desa Kertapati saling bahu membahu menggunakan alat seadanya membantu memadamkan api serta 1 unit mobil Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) dan 1 mobil tangki air yang dikerahkan.‘’Ketika kejadian, anggota kepolisian langsung turun ke lokasi untuk membantu pengamanan dan memadamkan kobaran api,’’ terangnya.

Kasat meminta agar warga yang hendak membantu memadamkan api untuk memperhatikan faktor keselamatan. Terutama, jalur listrik dan benda lainnya yang dapat meledak agar tidak menimbulkan korban jiwa seperti yang telah terjadi.

‘’Kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Kemudian juga ada salah satu warga yang meninggal dunia. Kita harap bagi warga yang hendak membantu agar dapat menjaga keselamatan diri,’’ pungkasnya.(816)