2 Pasang ABG Digerebek

RATU SAMBAN, BE– Warga RT 11 Jalan Meranti 4 Sawah Lebar, kelurahan Ratu Samban kemarin malam heboh. Sekitar pukul 01.00 WB dinihari, puluhan warga menggerebek 2 pasangan anak baru gede (ABG) berlainan jenis yang berkurungan di dalam sebuah kamar kosan.

Pasangan ABG yang digerebek itu masing-maisng MA (15), Warga Kepahiang dengan ME (15) dan pasangan SM (18) dan SK (22) yang  juga warga Kepahiang. Saat digerebek 2 pasangan muda-mudi bukan muhrim tersebut diduga baru saja selesai melakukan hubungan badan dan mereka terlihat kelelahan.

“Kami ko lah sering nian menegur SN ko, untuk idak membawa lawan jenis dan pulang jangan larut malam. Namun teguran kami ini dianggap angin lewat saja. Akhirnya warga yang bertindak jadinya,” terang Endar (29), Ketua Pemuda setempat.

Sebelum penggerebekan dilakukan, awalnya warga memang sudah curiga dengan ulah 4 ABG itu. Mereka berada dalam 1 kamar dan menutup rapat pintu kamar.

Warga berulang kali menegur pelaku SM yang ngekos di TKP agar jangan membawa teman lawan jenis ke dalam rumah, apalagi sampai menginap. Namun peringatan ini tidak dihiraukan SC. Justru pada tengah malam kedua motor milik pelaku yang tadinya terparkir di depan rumah, malah dimasukkan ke rumah.
Setelah larut malam pasangan itu tidak juga keluar dari rumah, warga pun geram.

Hingga tengah malam pukul 01.00 WIB dinihari akhirnya warga memutuskan menggerebek pasangan bukan muhrim tersebut. Warga pun memaksa masuk ke rumah, setelah pintu terbuka dugaan warga benar adanya.  Dua pasangan muda-mudi ini berbuat mesum.

Warga mendapati pasangan pasangan ME dan MA di ruang tamu. Mereka menutupi diri dengan selimut motif garis-garis warna pink. Pasangan ini tampak kelelahan usai melakukan hubungan badan.

Sementara 1 pasangan lagi tengah berada di dalam kamar. Tak ayal begitu mendapati pasangan bukan muhrim ini, warga pun mengumpat kesal. Sebagian warga pun ada yang memotret ABG mesum ini dengan Ponselnya.
Saat diintrogasi kedua pasangan itu sempat membantah dituding telah berbuat mesum.

Namun setelah ditunjukkan bukti  foto mereka sedang tidur bersama, akhirnya pasangan mesum ini tak bisa mengelak lagi. Kedua pasangan mesum itu itu juga sempat bersitegang dengan warga, saat KTP (Kartu Tanda Penduduk) mereka diambil warga.

Atas ulah tak senonoh tersebut, kata Endang kedua pasangan bukan muhrim itu diberi sanksi cuci kampung dengan menyembelih 1 ekor kambing. Kedua pasangan ABG itu bersedia melaksanakan sanksi itu. Namun mereka memberitahu orangtua mereka lebih dahulu. Selain itu paangan bukan mukhrim itu juga disuruh membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

“Mereka sudah membuat surat perjanjian dan juga cuci kampung sebagai sanksi adat, atas ulahnya yang telah mencemarkan nama baik RT kami,” ujarnya.(333)