2 Paket Wisata Lebong Gagal Dilaksanakan

Kadisparpora Lebong, Ir Eddy Ramlan MSi

LEBONG, bengkuluekspress.com – Tidak mencukupi waktu dalam pengerjaan, sebanyak 2 paket dari total 7 paket kegiatan pembangunan fisik di 3 objek wisata dengan total anggaran yang diperolah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Perubahan tahun 2020 sebesar Rp 1,9 miliar, batal dilaksanakan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lebong, Ir Eddy Ramlan MSi mengatakan, 2 kegiatan yang batal dilaksanakan ditahun 2020 ini yaitu sesuai dengan analisa kebutuhan waktu dan pelaksanaan fisik, sangat riskan untuk dilanjutkan.

“Karena waktunya tidak sesuai dengan alokasi waktu yang ada, takutnya pekerjaan asal jadi dan menimbulkan masalah nantinya,” jelasnya, Kamis (10/9).

Adapun 2 item kegiatan yang batal dilaksanakan yaitu 2 kegiatan yang diharuskan dilakukan lelang dengan total anggaran diatas Rp 840 juta yaitu jalan setapak, bordword dan pagar pembatas di Batu Bibin Kecamatan Uram Jaya dan Pulau Harapan Kecamatan Lebong Selatan.

“Untuk dananya sendiri akan kita kembalikan lagi ke pusat dan berharap bisa didapat di tahun selanjutnya (2021),” harapnya.

Sementara untuk kegiatan yang tidak harus dilakukan lelang atau penunjukan Langsung (PL) sebanyak 5 item pekerjaan dan saat ini telah dilaksanakan yaitu di Objek Wisata Air Putih untuk pembangunan panggung kesenian, sumber air bersih dan jalan setapak.

“Sementara sisanya 2 item di Pulau Harapan yaitu pagar pembatas dan jalan setapak dengan total dari 5 paket lebih dari Rp 700 juta,” ucapnya.

Dengan dibangunnya sarana dan prasarana pendukung di 2 kawasan objek wisata, nantinya diharapkan lebih mempercantik kawasan objek wisata karena pariwisata merupakan salah satu prioritas unggulan Lebong yang saat ini dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong.

“Objek wisatanya bagus, cantik dan nantinya akan meningkatkan jumlah pengunjung,” tutupnya. (erick)