2 Nelayan Nyaris Tewas, Perahu Terbalik Dihantam Ombak

DIHANTAM: Inilah perahu korban yang terbalik di pesir barat dan nyaris menewaskan korban, Selasa (20/3).
DIHANTAM: Inilah perahu korban yang terbalik di pesir barat dan nyaris menewaskan korban, Selasa (20/3).

KAUR SELATAN, BE – Gelombang tinggi di perairan pesisir barat Provinsi Lampung nyaris menelan korban jiwa, Selasa (21/3) pagi. Sebab hantaman ombak besar membuat perahu nelayan karam dan nyaris menewaskan 2 nelayan Pasar Lama.  Kedua nelayan itu Wawan (25), warga Pasar Lama dan Buyung Sani (40), warga Desa Kelurahan Bandar Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur.

“Tempat kejadiannya itu sekitar 40 mil dari perairan Pasar Lama dan itu sudah masuk pesisir barat, tapi Alhamdulillah korban ini selamat dari maut itu,” kata Ujang (34), nelayan Pasar Lama kepada BE, kemarin (21/3).
Dari data terhimpun BE, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pagi.  Bermula saat malam itu sekitar pukul 01.00 WIB malam, kedua nelayan malang itu berangkat ke tengah laut dari pelabuhan Pasar Lama mengunakan satu perahu.

Namun ketika sampai di peraiaran pesisir barat Lampung, tiba-tiba datang ombak dengan ketinggian mencapai 5 meter mengantam perahu mereka, sehingga terbalik dan keduanya terlempar ke laut. Beruntung, kejadian itu diketahui nelayan lain dan langsung menyelamatkan kedua korban dan perahu keduanya. Sayangnya, perahu mereka mengalami kerusakan begitu juga dengan mesin perahu juga rusak. Akibatnya, korban mengalami kerugian belasan juta rupiah.

“Kedua korban ini diselamatkan kapal nelayan pesisir dan mereka ini dievakuasi ke pesisir barat Lemong, dan dari Lemong itu, baru keduanya naik mobil ke Kaur,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kaur AKBP Bambang Purwanto SIK melalui Kapolsek Kaur Selatan Iptu Firmansyah SSos membenarkan jika ada dua nelayan Pasar Lama nyaris tengelam di perairan pesisir barat tersebut. Hal ini dikarena kan hujan badai dan cuaca yang tak menentu sejak beberapa hari ini.

“Korban Alhamdulillah selamat, dan kita minta kepada nelayan agar lebih hati-hati lagi saat melaut, karena sekarang ini sedang musim badai,” imbau Kapolsek. (618)