2 Motor Karyawan PLN Disikat Maling

KEPAHIANG, BE – Tarmizi (33) yang merupakan karyawan PLN Rayon Kepahiang harus merelakan sepeda motornya raib disikat maling. Pasalnya sepeda motor merk Honda Mega Pro miliknya tidak berada di parkiran kantor PLN pada Minggu pagi (15/7) sekitar pukul 05.30 WIB. Akibat hilangnya motor dengan nomor polisi H 5189 UF miliknya ini korban mengalami kerugian 18 juta rupiah. Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSos MH melalui Kabag Ops Polres Kepahiang Kompol Max Mariners SIK membenarkan aksi pencurian sepeda motor milik korban ini. “Kita telah menerima laporan curanmor ini dan akan ditindaklanjuti lebih jauh,” ungkap Max. Berdasarkan laporan pelapor, ia mendapat giliran jaga malam di kantor PLN Kepahiang pada Sabtu malam (14/07). Pelapor mengaku sekitar pukul 00.30 WIB, ia memasukkan motornya ke dalam kantor dan mengunci semua pintu. “Sekitar pukul 05.30 WIB, pelapor bangun dan mulai melakukan aktifitas pagi serta berniat memanaskan mesin motornya. Namun, ia kaget karena motornya itu sudah tidak ada lagi,” imbuh Max. Menurut Max, pelapor sempat panik dan melakukan pencarian di sekitar lokasi. Ia juga meminta pertolongan warga sekitar untuk mencari motor tersebutm namun karena tidak ada hasil, pelapor langsung melaporkan perihal itu ke Mapolsek Kepahiang pagi itu.

Motor Pelajar Raib di Lokasi Wisata

Sementara itu, aksi pencurian kendaraan bermotor juga terjadi Kabupaten Lebong. Motor jenis Yamaha Vega ZR BD 5279 HB yang milik Rian Agusti (16) seorang pelajar warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Pelabai hilang ketika diparkir di pinggir jalan setapak lokasi wisata air terjun paliak Kecamatan Uram Jaya. Kejadian tersebut diketahui korban sekitar pukul 15.30 WIB saat ia bersama temannya hendak pulang dan kaget saat melihat kuda besinya sudah tidak ada lagi di lokasi ia memarkirkannya dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lebong Utara. Kapolres Lebong AKBP Drs Supriadi melalui Pjs Kapolsek Lebong Utara Ipda Supar Sakru membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskan Supar, kronologis kejadian tersebut terjadi saat korban bersama tiga rekannya sekitar pukul 13.30 WIB mengunjungi objek wisata Air Terjun Paliak Kecamatan Uram Jaya dan memarkirkan motornya di pinggir jalan. Setelah memarkirkan kendaraan, korban bersama tiga rekannya langsung menuju ke lokasi wisata, namun betapa kagetnya korban saat melihat motornya sudah tidak ada lagi. “Laporan sudah kita terima serta korban sudah kita mintai keterangan terkait kejadian tersebut. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan terkait kejadian curanmor ini, selanjutnya kita lihat saja nanti,” jelas Supar.(555/777)