2 Mobil Seruduk Pagar Masjid

CIMG0244SUKARAJA, BE РWarga Desa Cahaya Negeri (Cengri) Kecamatan Sukaraja, Seluma Rabu (23/1) kemarin sekitar pukul 05.00 WIB heboh  setelah mendengar suara benturan yang keras di jalan raya.

Ternyata suara itu bersumber dari kecelakaan antara 2 kendaraan roda 4 yang terlibat senggolan hingga akhirnya sama-sama menabrak pagar beton Masjid Al-Muhajirin, Desa Cahaya Negeri. Beruntung kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Pengemudi hanya mengalami luka ringan.

Diketahui, jika dua unit mobil ini masing-masing Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi BH 1260 OL, dikemudikan Arlis (30), warga Telaga Dewa Kota Bengkulu dengan berpenumpang 4 orang. Sedangkan mobil sedan Suzuki BD 1061 LU dikemudikan Doni (27) warga Desa Jenggalu Kecamatan Sukaraja.

Menurut keterangan penumpang mobil Avanza, Mazanah (32), kedua mobil ini sedang dalam kecepatan tinggi. Dan keduanya sama-sama melaju dari arah Kota Bengkulu ke arah Tais.

Saat melewati jalan kawasan Desa Cengri, kedua mobil ini sama-sama hendak menyalip kendaraan di depannya. Namun naas, dari arah berlawanan muncul mobil truk melaju kencang, sehingga kedua sopir mobil itu memilih membanting stir ke kiri, akhirnya sempat berserempetan dan berujung sama-sama menabrak pagar masjid.

Akibat kejadian itu, kondisi bagian depan mobil rusak, namun yang paling parah mobil Toyota Avanza. Tidak hanya itu, salah satu penumpang mobil Toyota Avanza yang hendak pulang ke Kaur ini, mengalami patah tulang bahu kiri dan lecet di dagu. Dibantu warga, korban tersebut dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu.

“Kami seiringan dan akan memotong truk, tiba-tiba dari depan muncul truk. Karena menghindari truk dari arah depan, mobil kami senggolan dan akhirnya nabrak pagar masjid,” ujar Mazanah.

Peristiwa ini sempat memacetkan arus lalu lintas jalan lintas Bengkulu-Manna itu. Hingga akhirnya polisi dan warga berupaya melakukan evakuasi terhadap kedua kendaraan tersebut.

Dalam kesempatan itu juga kedua sopir mobil tersebut sempat dipertemukan di dalam masjid Al-Muhajirin Desa Cengri untuk berdamai. Namun ternyata belum kunjung menemukan titik terang, untuk berdamai. Dan akhirnya, keduanya dibawa ke kantor Polsek Suka Raja guna dimintai keterangan lebih lanjut.(333)