2 Mobil Laka Parah

rudi - Balap Liar, Honda Jazz Jungkir Balik (1) Kendaraan Oprasional Korpri Pemkab Kepahiang (4)MUARA BANGKAHULU, BE – Kecelakaan parah terjadi di kawasan Jalan WR Supratman RT 8, Unib Belakang kemarin. Mobil dinas milik Pemkab Kepahiang dengan nomor polisi BD 68 G tiba-tiba menabrak warung makan 7 Saudara yang ada di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kejadian ini hampir merenggut nyawa pemilik warung Sahdin (58), yang sedang duduk di depan warung saat kejadian. Beruntung Sahdin bisa selamat, dan tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

”Karena panas, aku duduk didepan warung, sambil berkipas,” ujar Sahdin.Saat Sahdin sedang bersantai berkipas itu, tiba-tiba mobil BD 68 G warna biru yang terparkir di depan warung berjalan sendiriĀ  dan akhirnya menabrak dinding depan warung makan itu. Seketika warung itu pun rusak, dan mobil itu pun bagian depannya juga rusak. Pasca kejadian sang sopir mobil itu menghilang. Sehingga keterangan mengapa sampai mobil itu berjalan sendiri belum didapatkan. “Tadi ada supirnya, tetapi tidak tahu kemana kini,” jelas Robet saksi lainya.

Untungnya saat itu pembeli di warung makan tersebut tidak begitu ramai. Sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya warung dan mobil naas itu saja yang rusak.Kakek 7 orang cucu ini menceritakan mobil plat merah itu,g menurut informasi yang ia dapatkan merupakan kendaraan Oprasional Korpri Pemkab Kepahiang. Mobil itu sudah terparkir di TKP sejak pukul 09.00 WIB kemarin.

Namun belum diketahui dalam rangka apa Mobnas Benteng itu berada dikawasan Unib, dalam rangka tugas dinas atau kegiatan pribadi pemakainya.Data terhimpun BE di lapangan mobil tampak ringsek dibagian depannya. Didalam mobil itu juga terdapat 2 jerigen bensin, beberapa barang plastik dan serta berbagai dokumen.

Honda Jazz Jungkir Balik
Warga Simpang Tiga Pekan Sabtu mendadak heboh tadi malam, sekitar pukul 20.15 WIB. Satu unit mobil Honda Jazz berwarna putih dengan nomor polisi B 1890 KFA terjungkal setelah menabrak pembatas jalan. Mobil yang dikendarai oleh Riko (22), Warga Pagar Dewa itu pun jungkir balik di jalan raya. Kecelakaan ini sempat menganggu arus lalu lintas di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Data terhimpun, mobil Honda Jazz ini melaju kencang beriringan bersama mobil Toyanta Avanza dari arah Pagar Dewa menuju Bandara Fatmawati. Diduga pengendara 2 mobil ini melakukan aksi balap liar. Setelah tiba ditikungan Simpang Tiga Pekan Sabtu, begitu warga menyebutnya, mobil Honda Jazz yang melaku kencang itu menabrak pembatas jalan. Lantas mobil itu pun jungkir balik hingga berbalik arah. Beruntung, Riko, sang supir yang diketahui anak Pemilik Jusmar Tailor, selamat.

“Tadi setelah kecelakaan itu dia keluar dari mobil dlam keadaaan baik-baik saja. Toyota Avanza yang jadi lawannya melaju terus,” ujar Ross (28), warga Jalan Dipanegara No 7 RT 2 RW 1 Kelurahan Pekan Sabtu yang membuka warung persis didepan lokasi kejadian.

Ketua RT 2 Pekan Sabtu, Affandi, membenarkan kejadian ini. Ia bersama warga lainnya kemudian membantu evakuasi mobil tersebut dari tengah badan jalan ke pinggir jalan. Sayangnya, sang supir menolak ketika dimintai konfirmasi. Dari pengamatan wartawan BE usai kejadian, sekitar pukul 21.30 WIB, mobil ini kemudian digeret oleh Mobil Jeep warna hijau bernomor polisi BD 1178 EF.

Mahasiswi dan 2 Bocah Terkapar
Kecelakaan yang yang menghebohkan juga terjadi di Kawasan Simpang Empat Jalan Mangga Raya, Lingkar Timur sekitar pukul 11.30 WIB kemarin. Angkutan kota (angkot) biru bernomor polisi BD 1280 AM bertabrakan dengan motor Yamaha Mio. Akibatnya pengendara motor seorang mahasiswi dan 2 orang bocah terkapar. Mereka bertiga Novi (19), Viona (8) dan Raka (5)terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus.

Menurut Tanwir (45), Pemilik Toko Wir yang berada tak jauh dari lokasi kejadian,kecelakaan ini terjadi akibat Angkot tidak mengiraukan trafict light, saat itu lampu berwarna merah. Angkot yang melaju dari arah KM 6 ke arah Panorama ini menerobos lampu merah itu. Disaat bersamaan Motor Yamaha Mio yang dikendarai Novi yang melaju dari arah Jalan Mangga ke arah Mangga IV atau taman remaja melintas pula. Hingga Mio dan Angkot itupun saling bertabrakan. “Saat itu motor sempat terjepit bagian depan mobil beberapa meter. Itu sisanya masih kelihatan,” demikian kesaksian Tanwir.

Atas kejadian tersebut, sang supir lalu langsung membawa Novi, Viona dan Raka (5) menuju IGD RSUD M Yunus untuk mendapatkan perawatan medis. Setiba di rumah sakit, telihat kondisi Novi, Viona dan Raka mengalami luka lecet dibeberapa bagian tubuh mereka. “Waktu itu saya berniat mengantar mereka ke sekolah di Taman Remaja. Tiba-tiba saat di simpang 4 itu, ada Angkot menerobos lampu merah,Sehingga kami bertiga yang sudah berada ditengah ditabrak,” kata Novi, mahasiswi Stikes semester 6 ini.

Kapolres AKBP H Joko Suprayitno SST MK memalui Kasat Lantas AKP Bayu Catur Prabowo SIK membenarkan perihal kejadian ini. Sejauh ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap persoalan ini. Sayangnya, Bayu masih enggan membeberkan identitas supir tersebut. (009/Cw4)