2 Jemaah Haji Bengkulu Meninggal

RATU SAMBAN, BE – Dua jemaah haji asal Provinsi Bengkulu yang tertinggal di Makkah karena mengalami gangguan kesehatan, dikabarkan meninggal dunia.  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Suardi Abbas SH MH, melalui Kabid Haji, Zakat dan Wakaf, Drs H Zahdi Taher menuturkan,  saat seluruh jemaah haji  dari Bengkulu dipulangkan, ada 3 jemaah haji yang belum dipulangkan ke Bengkulu.  Dua  masih tinggal di Mekkah  karena kondisi mereka belum membaik, sehingga  belum dapat dipulangkan ke Tanah Air.  Mereka adalah Hapsah Yassin Zainul  dari Kabupaten Bengkulu Tengah dan Khadijah Dulahib dari Kota Bengkulu. Sedangkan satu jemaah lainnya, setiba di  embarkasi Padang, langsung dilarikan ke  RS Djamil Padang dan hingga saat ini belum  diketahui kabarnya apakah telah pulang atau masih dalam perawatan.

”Informasi yang kita terima secara lisan, pada Senin ( 26/11), saya menerima laporan dari embarkasi kalau kedua jemaah yang ditinggalkan di Mekkah karena sakit itu, telah meninggal dunia pada  waktu yang berbeda.  Khadijah binti Dulahib yang juga istri Cik Amak, jemaah haji asal Kota Bengkulu, meninggal pada Minggu (25/11) dan  almarhum telah dimakamkan di makam Syara  di Mekkah.  Kanwil Kemenag juga telah menginformasikan  kabar duka itu ke Kemenag Kabupaten Benteng dan Kota Bengkulu.
Pun begitu sebanyak 1.626   orang jemaah haji Bengkulu sudah tiba di Bengkulu dengan kloter terakhir yakni kloter 11 yang tiba di Kota Bengkulu pada Rabu (14/11), dengan  jumlah total warga Bengkulu yang meninggal saat  pelaksanaan haji mencapai 5 orang.  Jumlah ini cukup tinggi dibanding tahun 2011 lalu yang hanya tercatat 2 orang, namun  lebih rendah dibanding tahun 2010 yang mencapai 7 jemaah meninggal.

”Pada umumnya jemaah yang meninggal   terserang   gangguan pernapasan, dan lanjut usia.  Jemaah yang meninggal dunia di Mekkah, akan mendapatkan santunan asuransi dari pusat, pihak keluarga bisa mengurus   pencairan asuransi tersebut ke Kemenag,”  tukasnya.
Sementara Kepala Kemenag Kota Bengkulu,  Zainal Abidin SH melalui Kasi Haji dan Umroh, H Effendi Jhoni SAg, membenarkan  jemaah haji asal  kota Bengkulu yang meninggal.  “Kita sudah memberikan kabar duka itu pada keluarga Cik Amak,  kita juga turut berduka cita, dan diharapkan keluarga yang ditinggalkan  dapat tabah, ” katanya. (247)