2 Anak, Terlibat Curanmor

YouTube video

CURUP, Bengkulu Ekspress – Lantaran terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor, dua anak putus sekolah diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Rejang Lebong. Kedua anak yang diamankan tersebut adalah RM (16) warga Gang Sentiong, Kelurahan Banyu Mas Kecamatan Curup Tengah dan Ha (17) warga Kelurahan Kepala Siring Kecamatan Curup Tengah.

“Kedua anak ini kita amankan karena sebelumnya terlibat kasus pencurian dengan pemberatan yaitu dengan barang bukti satu unit sepeda motor,” sampai Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika SIK melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan SIK saat menggelar jumpa pers dihalaman Mapolres Rejang Lebong, Rabu (10/4) kemarin.

Dijelaskan Kasat, kedua pelaku pencurian tersebut melakukan aksinya pada Senin (8/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB, kedua pelaku mengambil motor milik Kopli (50) warga Kelurahan Pelabuhan Baru Kecamatan Curup Tengah. Saat itu motor Honda Supra Fit warna hitam biru dengan nomor polisi BD 4591 KN yang terparkir dibagian bawah rumah korban dengan posisi stang terkunci berhasil dibawa kabur oleh kedua pelaku.



“Saat kejadian, ada warga yang mendengar keributan di bagian bawah rumah korban yang panggung, saat dicek ternyata motor korban sudah hilang,” papar Kasat.

Pasca kehilangan motornya tersebut, kemudian saat itu juga korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolres Rejang Lebong. Setelah menerima laporan korban kemudian, petugas langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Dari pengembangan dan keterangan saksi tersebut, petugas mengetahui keberadaan kedua pelaku. “Setelah kita mengetahui pelakunya, kemudian keduanya langsung kita amankan bersama barang

bukti disalah satu kontrakan di kawasan Talang Rimbo Curup Tengah,” papar Kasat. Tak hanya mengamankan sepeda motor korban, dari kontrakan pelaku, petugas juga berhasil mengamankan satu unit kunci T yang digunakan kedua pelaku saat menjalankan aksinya. Dari pemeriksaan yang mereka lakukan, Kasat mengaku keduanya baru terlibat dalam satu TKP pencurian di Kota Curup, namun menurutnya pihaknya masih terus melakukan pengembangan karena tidak menutup kemungkinan keduanya terlibat dalam sejumlah kasus pencurian lain di Kota Curup. “Untuk saat ini kedua tersangka ini baru terlibat dalam satu TKP ini, namun kita akan terus melakukan pengembangan, karena tidak menutup kemungkinan mereka terlibat dalam kasus lainnya,” paparnya.

Sementara itu berdasarkan pengakuan salah satu pelaku yaitu RM mereka nekat melakukan aksi pencurian karena mendapat pesanan dari seseorang. Dimana menurutnya ada yang ingin membeli motor namun ia hanya memiliki uang sebesar Rp 5 juta. Karena tertarik kemudian keduanya nekat melakukan aksi pencurian. “Baru kali ini pak kami mencuri motor, sebelumnya belum pernah,” aku RM. (251)