2.500 KK Terima Beras Covid-19

SALURKAN: Tim Satgas Covid-19 saat mengemas beras Covid untuk untuk disalurkan ke warga yang terdampak Covid-19, Senin (10/5).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Satgas Covid-19 Kabupaten Kaur mulai menyalurkan bantuan beras terkait dengan dampak Covid-19 kepada masyarakat. Bantuan ini mulai didistribuskan sejak Senin (10/5) kemarin, hingga hari ini di 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Kaur. Setiap penerima mendapat kucuran beras sebanyak 10 kg yang akan disalurkan melalui pihak kecamatan selanjutnya diteruskan ke desa masing-masing.

“Total beras yang disalurkan sebanyak 25 ton untuk 2.500 kepala keluarga (KK) warga di 15 kecamatan setiap KK mendapat 10 Kg beras,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kaur, Ujang Syafiri SPd Senin (10/5).

Dikatakannya, tidak semua warga akan mendapatkan beras buffer stock beras gugus tugas Covid-19 di Kabupaten Kaur, hal ini mengingat alokasi dana yang terbatas sehingga yang akan disalurkan hanya 25 ton kepada 15 kecamatan. Tentunya kecamatan yang mendapat kuota beras Covid oleh pihak desa akan dipilih siapa yang nantinya paling layak menerima bantuan tersebut.

“Ini sifatnya beras buffer stock dampak Covid-19 tidak bisa setiap KK dapat, namun ada kriteria kriterianya terutama diberikan kepada warga miskin,” imbuhnya.

Dihari pertama penyaluran beras yakni Senin kemarin beras diturunkan di 8 kecamatan yakni Nasal, Maje, Lungkang Kule, Padang Guci Hulu, Kaur Utara, Kelam Tengah, Padang Guci Hilir dan Tanjung Kemuning. Sedangkan 7 kecamatan lain disalurkan hari ini. pihak kecamatan juga diminta untuk mendistribusikan ke desa sesuai dengan data yang sudah ada. Beras tersebut bersumber dari cadangan pangan Dinas Ketahanan pangan 2020 yang mana menyimpan gabah kering sebanyak 60 ton untuk ketahanan pangan kaur, hasilnya setelah ditumbuk menghasilkan beras sebanyak 25 ton.

“Kita juga mengimbau kepada warga untuk tetap mengupayakan perubahan prilaku dan mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.

Ditambahkannya, ia juga mengajak masyarakat agar selalu mematuhi Prokes dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun sebelum dan setelah beraktifitas, menggunakan masker dengan benar, menjaga jarak, menghindari kerumunan, berolahraga yang cukup, menjaga asupan vitamin dan gizi. Selain itu juga memeriksakan diri bila merasa ada gejala, serta melaporkan diri secara jujur bila ada gejala gejala covid.

“Mari kita sama sama menjadi agen perubahan, covid bisa dicegah namun perlu bersama sama bekerja sama,”tandasnya.(618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*