1920 UMKM Kepahiang Dapat Suntikan Dana

KEPAHIANG, bengkuluekspress.com – Sebanyak 1920 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Kepahiang mendapatkan suntikan dana segar dari pemerintah pusat. Setiap penerimah mendapatkan bantuan uang Rp 2,4 juta yang ditransfer langsung kerekening masing-masing pelaku UMKM, suntikan dana ini sebagai upaya pemerintah mendorong pelaku usaha dapat terus menjalankan usaha mereka agar tidak mati karena desakan pandemi covid-19.

“Untuk Kabupaten Kepahiang total kita mengajukan 3000 lebih UMKM. Namun dalam verifikasi data kita tidak dilibatkan lagi semuanya dilaksanakan pusat, kita tahu jumlah penerimah di Kabupaten Kepahiang setelah pihak BRI menyampaikan kepada kita sudah ada 1920 rekening yang masuk,” terang Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kepahiang Husni Thamrin SE, Rabu (1/10).

Husni mengatakan dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Pemerintah Pusat sudah dapat dicairkan melalui Bank RI yang sudah dibagi oleh pihak BRI dibeberapa titik unit kantor penyaluran. “Pencairannya langsung di Bank BRI tidak melibatkan kita. Jadi kalau ada riak dilapangan itu karena para warga yang sebelumnya diusulkan sebagai penerimah namun tidak muncul namanya sebagai penerimah. Padahal yang seleksi itu langsung dari pusat tidak melibatkan kita,” ungkap Husni.

Ia mengatakan ada tiga syarat mutlak yang diminta pusat untuk dapat menerimah BPUM yakni pelaku usaha tidak terlibat pinjamanan di Bank, kedua tidak memiliki tabangunan direkening Bank lebih dari Rp 2 juta dan ketiga memiliki usaha mikro dan ultra mikro.

“Jadi usaha ultramikro itu tidak harus memiliki kios usaha, kalau mereka memilih usaha jual beli barang dirumahnya meski tidak memiliki toko artinya sudah ada usaha. Atau mereka ternak ayam petelur dirumahnya itu juga sudah masuk katagori ultra mikro,” tuturnya.  (doni)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*