170 Personel Jaga Perbatasan Benteng


Bakti/BE
CEK KENDARAAN : Kapolres Benteng, bersama Dandim 0407 Kota Bengkulu serta para Kepala OPD di lingkungan Pemda Benteng melakukan pengecekan kendaraan yang bakal digunakan selama operasi ketupat nala 2021.

BENTENG,bengkuluekspress.com – Polres Bengkulu Tengah (Benteng) menggelar apel gelar pasukan operasi Ketupat Nala tahun 2021 di halaman kantor Bupati Benteng, Rabu (5/5) pagi.
Acara berlangsung lancar dan khidmad dengan dimpimpin langsung oleh Dandim 0407 Kota Bengkulu, Kolonel Inf Uchi Cambayong SIP.
Apel diikuti oleh personel Polri jajaran Polres Benteng, TNI, Satpol PP, Dishub, BPBD dan tim medis Dinkes Benteng.

Kapolres Benteng, AKBP Ary Baroto SIK MH, didampingi Kabag Ops, Kompol Januri Sutirto mengatakan, operasi ketupat nala akan berlangsung selama 12 hari. Secara keseluruhan, ada sebanyak 170 personel dikerahkan untuk melakukan penjagaan di pos pengamanan (Pospam) yang terletak di di kawasan gunung, Desa Tanjung Heran, Kecamatan Taba Penanjung dan Pospam di jalan dua jalur, Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa.
Terdiri dari 70 orang personel Polri dan masing-masing 15 orang dari instansi terkait. Terdiri dari personel TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes dan BPBD Benteng.
“Operasi ketupat nala akan berlangsung pada tanggal 6-17 Mei 2021,” kata Kapolres.

Sementara itu, Dandim 0407 Bengkulu, Kolonel Inf. Uchi Cambayong SIP mengatakan, operasi ketupat nala merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai Penyebaran Covid-19 serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat merayakan hari raya Idul Fitri 1442 H.
“Kendaraan yang berasal dari luar akan diperiksa,” kata Dandim.

Terpisah, Kepala Dinkes Benteng, Ns Gusti Miniarti SKM MH, melalui Kabid Yankes, dr Heri Kurniawan menuturkan, penumpang yang berasal dari luar akan di lakukan pemeriksaan kesehatan. Jika ada gejala klinis seperti batuk dan demam, maka akan langsung dilakukan pemeriksaan rapid test.
“Kami juga akan menyiapkan masker cadangan bagi warga yang tak memakai masker. Dengan harapan, jangan sampai momen lebaran membuat lonjakan kasus Covid-19,” demikian Gusti. (135)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*