17 Motor Diduga Hasil Kejahatan Diamankan

IMG_9563CURUP, BE – Jelang berakhirnya operasi kejahatan kendaraan (Jaran) Nala 2013 pukul 00.00 WIB Selasa (26/02), Polres Rejang Lebong mengumumkan 17 kendaraan yang diduga hasil kejahatan di halaman Mapolres RL.

Dari 17 kendaraan yang ada, setidaknya terdapat dua kendaraan yakni jenis Yamaha Vixion dan Mio Soul yang terindikasi merupakan barang bukti hasil pencurian dengan pemberatan (Curat) di Desa Pungguk Lalang. “Kita masih menunggu warga yang merasa menjadi korban pencurian, dan memiliki kendaraan dengan nomor rangka dan nomor mesin yang sama dengan kendaraan yang berhasil kita amankan selama operasi Jaran,” kata Kapolres RL AKBP Edi Suroso, SH melalui Kabag Ops Kompol Novi Ari Adrian.

Selain mengamankan 17 kendaraan, polisi juga mengamankan 5 orang warga hasil pengembangan tangkapan kendaraan diduga hasil kejahatan tersebut. Kelima warga tersebut dijerat atas kepemilikan senjata tajam serta narkotika. “Bersama kendaraan yang kita amankan, lima warga itu memiliki senjata tajam yang tidak sesuai peruntukkannya. Mereka dijerat UU nomor 12/DRT/1951 tetang kepemilikan senjata tajam,” tegas Novi.

Dijelaskan Kabag Ops, operasi yang dilakukan dengan cara perburuan (hunting) di beberapa titik lokasi yang diduga memiliki kendaraan bermotor hasil kejahatan, dan mencurigai kendaraan yang dibawa untuk melakukan kejahatan ataupun hasil kejahatan langsung diperiksa dan diamankan.

“Saat ini 17 kendaraan sudah kita amanakan, sebagian ada yang memiliki nomor rangka namun tidak ada nomor mesin begitu juga sebaliknya, dan pengendara tidak bisa membuktikan kelengkapan surat-suratnya,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang merasa pernah menjadi korban kejahatan kendaraan baik pencurian, perampokan, silakan mendatangi Polres berikut membawa surat kendaraan. “Nanti akan kita cek, kalau memang kendaraan tersebut milik warga yang pernah menjadi korban, silakan langsung diambil tanpa ada pungutan sepeserpun,” tegasnya.

Meski operasi Jaran telah berakhir, namun jajaran baju coklat tersebut akan terus melakukan pemberantasan kejahatan kendaraan yang masih meresahkan masyarakat. “Ini bukan akhir kegiatan kita mengamankan kendaraan hasil kejahatan, meksi operasi jaran nala sudah berakhir,” tutup Novi.(999)

RANMOR