156 Botol Miras Ilegal Diamankan

RATU AGUNG, BE – Minuman keras (Miras) masih saja marak beredar di Kota Bengkulu. Terlebih Miras tania izin atau ilegal. Kemarin Polres Bengkulu, dan Jajaran Polsek Ratu Agung berhasil mengamankan sebanyak 159 botol Miras ilegal dengan kader alkohol tinggi.

Ratusan botol Miras ini disita dari sebuah Bus PO Bengkulu Kito, yang bergerak dari Kota Pekanbaru (Riau) menuju Kota Bengkulu. Penyitaan Miras ini, sangat menghebohkan para penumpang yang ada didalam Bus Bengkulu Kito tersebut.

Kapolres Bengkulu, AKBP H Joko Suprayitno SST MK, melalui Kapolsek Ratu Agung, Iptu Bayu Putra Samara menegaskan,”Untuk saat ini, paket tersebut kita amankan di Polsek, dan sopir dari PO Bengkulu Kito, kita mintai keterangan terhadap paket kiriman yang berisikan miras ini,” katanya.

Penyitaan Miras itu berlangsung kemarin sekitar pukul 15.00 WIB kemarin. Bus Bengkulu Kito yang melaju, dihentikan Polisi dari Poslek Ratu Agung di kawasan Sungai Hitam.

Adapun Miras yang diamankan itu antara lain, Merek Jack Daniels 75cc sebanyak 6 botol, Chivas Regal 6 botol, Cointreau 350 ml 24 botol dan Cointreau 50 ml 120 botol.  Dugaan kuat pelaku merupakan pemain lama yang sudah sering menyupalai Miras ilegal ke Bengkulu.

Hal tersebut sangat terlihat jelas, ketika Miras tersebut diletakkan diloket mobil, hanya tertulis data pengirim berinisial JI dengan penerima AH. Atas kode tersebut, jelas hal itu sengaja dilakukan oleh pengirim dan penerima  agar tidak ketahuan aparat kepolisian.

Polsek Ratu Agung berkomitmen menelusuri pengiriman paket tersebut, walaupun nama pengirim dalam paket itu hanya dituliskan inisialnya saja. Untuk itu Polsek Ratu Agung mengkoordinasikan kejadian ini ke Kepolisian di Jajaran Poltabes Pekanbaru.

Sopir bus PO Bengkulu Kito BD 7155 LL, diketahui bernama Amir, mengaku tidak tahu menahu masalah pengiriman paket Miras tersebut. Ia mengaku mengantarkannya saja menuju kota tujuan. Karena beberapa paket lain sebelumnya juga banyak, dan  telah dikirimkan ke beberapa daerah di Pulau Sumatera maupun Jawa.

“Masalah paket itu isinya apa, saya tidak tahu menahu. Karena tidak mungkin isi paket kita cek satu persatu. Jadi kita hanya mengantarkan saja sesuai pesanan,” jelasnya.

Dilanjutkan Amir, Penumpang Bus Bengkulu Kito dari Pekanbaru menuju Bengkulu hari itu jumlahnya 19 orang. Para penumpang itu sudah banyak turun dijalan.

Sang sopir menyatakan siap  koorperatif memberikan keterangan kepada kepolisian. karena yakin tidak terlibat dalam masalah pengiriman Miras ilegal tersebut. Ia pun siap  bersaksi atas kejadian tersebut. “Kita tidak tahu menahu masalah paket tersebut.

Awalnya kita memang sempat diberhentikan di Nakau, dikatakan membawa barang ilegal. Ya kita mempersilahkan polisi memeriksa,” ulas Amir. 160)