150 PNS Wajib Buat KPE di Jakarta

HONORER Nampak tenaga honorer tengah menunggu waktu untuk dipanggil kembali oleh pemkab Kaur (ROFI BE)BINTUHAN, BE- Instruksi Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta PNS Kaur yang belum membuat Kartu Pegawai Eletronik (KPE), diminta untuk segera membuat KPE di BKN lantai 11 di Jakarta. Hal ini pihak BKN tidak akan lagi membuat perekaman di daerah, sehingga bagi yang belum ada kartu terpaksa harus mengurus secara pribadi atau rombongan untuk melakukan perekaman di Jakarta.
“Ini sesuai intruksi BKN, bahwa siapa yang belum ada KPE dipersilahkan untuk membuatnya di Jakarta. Karena BKN tidak lagi membuat perekaman untuk priode II. Jadi bagi PNS yang belum bisa membuatnya sekarang, langsung melakukan perekaman di jakarta,” ujar Kepala BKD Kaur Drs Rolan Haidi didampingi Kabid Mutasi Erianto SE, kemarin.
Dikatakan Rolan, jumlah yang belum mempunyai KPE untuk PNS Kabupaten Kaur sebanyak 150 orang, mereka berasal dari beberapa SKPD. Memang sebelumnya saat pembuatan KPE selama seminggu. Sebagian mereka ada yang cuti dan ada tidak masuk dan pindah. Sehingga menyebabkan ketinggalan untuk perekaman, sebelumnya pihaknya juga sudah memberikan waktu untuk perekaman namun tidak ada satu pun PNS melakukan perekaman.
“Makanya sesuai instruksi BKN bagi yang belum melaksanakan perekaman, harus dilakukanya di Jakarta. Jika tidak maka PNS tersebut tidak dianggap sebagai PNS lantaran tidak ada KPE,” jelasnya. Sebelumnya pihak BKD , tambah Rolan, mengusahakan agar perekaman dilakukan kembali di dearah khsusunya Kaur. Namun pihak pusat tidak bisa. Jikapun harus ada perekaman harus dilakukan dijakarta.”Kita sudh melakukan koordinasi agar bisa dilakukan di Kaur, namun intruksi BKN tidak berubah bagi yang belum terpaksa ke Jakarta,” jelasnya.
Disisi lain, saat ini PNS Kaur yang sudah memiliki KPE sebanyak 3.417 lembar, kartu tersebut sudah dibagikan ke semua PNS dilingkungan Pemkab Kaur. Tetapi sayangnya kartu  tersebuat  belum diuji cobakan penggunaannya.  “Memang saat ini sesuai jumlahnya mencapai 3.417 walaupun sudah dibagikan, tapi belum diuji cobakan kegunaanya, seperti bisa menjadi ATM dan multi fungsi lainya,” jelasnya.
Menurutnya Rolan, belum dilakukan diuji coba kartu masih menunggu PT Bank Bengkulu untuk melakukan uji coba, atuapun PNS sendiri bisa mendatangi Bank Bengkulu untuk dilakukan uji coba sendiri. “Makanya kita belum tahu apakah adanya kerusakan atau tidak pada KPE tersebut, sebelum uji cobakan karena jika ada rusak maka intruksi BKN untuk segera mengembalikan,” jelasnya.
Namun demikian hingga saat ini, tambah Rolan, belum ada PNS yang mengeluhkan soal KPE tersebut, berarti tidak ada kerusakan atau memang belum di uji cobakan.”Hal ini nanti akan kita cek bersam-sama, sehingga nantinya tidak menjadi persoalan lagi,” pungkasnya.(823)