145 Mahasiswa Pelajari Pertanian RL

PembISukaan Expedisi Nasional Bumi Rafflesia 2020 yang diikuti 145 orang mahasiswa agrowisata dari 34 perguruan tinggi di Indonesia, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Selupu Rejang.

CURUP, Bengku Ekspress – Guna melihat potensi serta kendala yang dialami oleh para petani khususnya petani sayur di Kabupaten Rejang Lebong. Sebanyak 145 mahasiswa pertanian dari 34 universitas yang ada di Indonesia mempelajari pertanian yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Ir Zulkarnain MT mengungkapkan 145 mahasiswa dari jurusan Agroteknologi atau Agroekoteknologi tersebut akan menetap di Rejang Lebong selama empat hari yaitu hingga tanggal 19 Februari ini.

“Para mahasiswa ini berasal dari beberapa universitas baik dari Pulau Sumatera hingga Pulau Jawa, mereka akan menetap dirumah-rumah penduduk dilima desa yang ada di Kecamatan Selupu Rejang sebagai sentra sayuran di Kabupaten Rejang Lebong,” terang Zulkarnain.

Menurut Zulkarnain, para mahasiswa ini nantinya akan melihat apa saja permasalah yang dialami, kemudian kebutuhan para petani dalam mengembangkan pertanian sehingga nantinya bisa berdampak pada kesejahteraan para petani.

Tak hanya itu, para mahasiswa ini juga nanti akan memberikan edukasi kepada para petani untuk menjadi petani organik, kemudian bagaimana cara membuat rumah kompos.

Hasil dari kegiatan yang mereka laksanakan selama empat hari tersebut, menurut Zulkarnain nantinya akan dipaparkan kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, sehingga menurutnya bisa menjadi bahan untuk pengambilan kebijakan dalam bidang pertanian di Kabupaten Rejang Lebong.

“Dengan adanya kegiatan ini, tentu kita sangat bangga dan berharap ini bisa menjadi kegiatan rutin sehingga bisa membantu para petani kita,” sampainya.

Kemudian dengan adanya kegiatan dengan nama Expedisi Nasional Bumi Rafflesia 2020 yang diselenggarakan Himagrotek Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu tersebut bisa bermanfaat bagi petani di Rejang Lebong, karena menurutnya hadirnya para mahasiswa ini bisa memberikan inovasi dalam dunia pertanian di Kabupaten Rejang Lebong.

Selanjutnya, para mahasiswa ini bisa melihat secara nyata masalah para petani di lapangan, kemudian mereka akan sampaikan kepada para petani, meskipun menurut Zulkarnain bisa jadi permasalah tersebut sudah lama diidentifikasi oleh para penyuluh pertanian namun belum ditindaklanjuti oleh para petani.”Biasanya nanti bila orang lain yang mengungkapkan akan diikuti oleh para petani kita, sehingga bisa memberikan perubahan kepada para petani,” paparnya.

Di sisi lain, menurut Zulkarnain yang tak kalah pentingnya adalah kehadiran para mahasiswa dari penjuru tanah air tersebut, juga diharapkan bisa menjadi sarana promosi potensi terutama potensi wisata yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

Oleh karena itu dalam pembukaan kegiatan yang dilaksanakan Minggu pagi kemarin, Zulkarnain juga berpesan agar mereka tidak hanya fokus pada sektor pertanian saja namun juga bisa melihat potensi wisata yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.”Setidaknya setelah mereka tinggal di Rejang Lebong mereka bisa mempromosikan atau mengenalkan potensi-potensi yang ada di Rejang Lebong baik kepada keluarga maupun lingkungan mereka,” demikian Zulkarnain. (251)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*