133 ASN Ujian Dinas, 5 Gagal

=FOTO 3=
IRUL/Bengkulu Ekspress
UJIAN: Asisten III Setda Kaur Bahasim saat menyematkan kalung tanda kepada peserta ujian, dan juga para peserta ujian tampak serius mengerjakan soal ujian dinas di GSG Pemda Kaur, Selasa (8/10).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Sebanyak 133 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari beberapa Kabupaten diwilayah Provinsi Bengkulu, Selasa (8/10), mengikuti ujian dinas tingkat I, II dan penyesuaian ijazah. Ujian dinas dan penyesuaian ijazah yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Pemda Kaur, yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD dan PSDM) Kaur. Kegiatan ini dibuka langsung Asisten III Setda Kaur Drs Bahasim M TPd.

“Dengan ujian ini saya minta para ASN untuk meningkatkan kualitas ilmu dan kerja kita sebagai abdi negara,” kata Bahasim dalam sambutannya kemarin (8/10). Dikatakan, ia meminta sejumlah peserta dapat mengikuti kegiatan dan mengerjakan soal ujian dengan sungguh sungguh agar dapat lulus ujian dan kenaikan pangkat. Juga ujian dinas ini jangan hanya dijadikan formalitas semata, sebab ujian dinas dan penyesuaian tersebut merupakan regenerasi jabatan, yang kelak para pesertanya akan menduduki jabatan strategis di Pemerintah Kabupaten masing-masing.

“Ujian dinas merupakan salah satu syarat kenaikan pangkat, kami menghimbau agar seluruh peserta dapat bersungguh sungguh dalam mengerjakan soal, dan jangan hanya formalitas”harapnya.

Sementara itu, Sekretaris BKD PSDM Kaur Sipta Miarif SE dalam laporannya menegaskan peserta ujian dinas dan penyesuaian kjenaikan pangkat berjumlah 138 orang rinciannya 51 ujian dinas tingkat 1 dan 66 ujian dinas tingkat II. Sedangkan penyesuaian ijazah berjumlah 17 orang. Peserta itu berasal dari Kabupaten Kaur sebanyak 78 orang, sisanya dari luar Kabupaten Kaur yakni Bengkulu Selatan 54 orang, Seluma 3 orang, Kota Bengkulu 1 orang Bengkulu Utara 1 orang dan Muko-muko 1 orang.

“Peserta ujian ini diikuti ASN dari Kabupaten lain yang ada di Provinsi Bengkulu, dan dari total 138 peserta yang daftar lima orang yang tidak hadir tanpa alasan. Jadi yang hadir hanya 133 peserta,” jelasnya.(618)