13.625 Ekor Hewan Penular Rabies

BENGKULU, BE – Pemerintah Kota Bengkulu belum lama ini melakukan pendataan terhadap hewan penular rabies. Diketahui di Kota Bengkulu terdapat 13.625 ekor hewan penular rabies. Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Peternakan, Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kota Bengkulu, Ir Matriyani Amran MPd, baru-baru ini.

Jumlah hewan penular yang didata pihaknya, tergolong cukup banyak untuk cakupan seluruh wilayah Kota Bengkulu. Ada tiga spesies Hewan Penular Rabies (HPR) yakni anjing, kera, dan kucing, dan yang paling banyak terdata adalah anjing. “Anjing liar merupakan populasi terbilang tinggi, dan perkembangbiakan dan kesehatanya sulit untuk diawasi,” katanya.

Sementara kasus masyarakat yang terinfeksi rabies di kota terbilang rendah. Ditahun 2013, warga yang positif rabies sebanyak tiga orang, dan diketahui satu orang meninggal. Pada tahun 2014, terdapat tiga orang yang terinfeksi, dan tidak ada yang meninggal. Meski korban itu terbilang sedikit, tetapi tidak menjamin masyarakat bebas dari ancaman.

Untuk itu, dengan bertambahnya populasi hewan penular, juga bisa meningkatkan kerentanan masyarakat terkena virus rabies. DP3K meminta kepada warga setempat untuk sadar kesehatan, dengan memperhatikan kesehatan lingkungan, sehingga infeksi virus rabies tidak menular ke masyarakat. “Tahun 2016 Bengkulu diharapkan bebas rabies, program ini diharapkan dapat terwujud,” pintanya. (247)