Pejabat Harus Malu Gunakan BBM Bersubsidi

MUKOMUKO,BE –  Pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk mobil dinas (mobnas) di Mukomuko sudah diberlakukan. Pemerintah Kabupaten Mukomuko mengambil kebijakan itu dan menindak lanjutinya dengan memasang stiker dengan tulisan aku malu diisi bahan bakar minyak bersubsidi di seluruh mobil dinasnya.

Pemda Mukomuko mengingatkan kepada SPBU yang menjual pertamax  tidak melayani pembelian BBM bersubsidi ke seluruh mobnas.

” SPBU jangan ada kongkalikong dengan pemakai mobnas yang mengisi kendaraannya menggunakan BBM bersubsidi, ”  ucap Sekkab Mukomuko BM Hafrizal SH.

Saat ini dari 4 SPBU yang ada, baru 1 SPBU yang menjual pertamax yakni SPBU di Kelurahan Bandar Ratu.  Sedangkan SPBU di Air Punggur Kelurahan Koto Jaya,  Penarik dan  Ipuh belum menyediakan pertamax.

” Jika ada Mobnas yang nekat

membeli BBM bersubsidi,

tolak saja mobnas itu dan

diberitahu kepada oknum

pejabatnya untuk membeli

Pertamax, ” tegasnya.

Selain itu, Sekkab meminta seluruh pejabat yang memakai mobnas tidak melepas stiker yang dipasang di kendaraanya. Jika diketahui ada pejabat yang melanggarnya, pemerintah daerah tidak segan memberikan sanksi tegas.

Pasalnya tidak diperbolehkan mobnas menggunakan BBM subsidi selain menjalankan program pemerintah, juga membantu bagi masyarakat kurang mampu. ” BBM subsidi itu hanya diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu.

Malulah kita seorang pejabat masih juga menggunakan BBM bersubsidi,” tukas  BM Hafrizal. (900)