12 Desa Belum Salurkan BLT DD Tahap 5

IST/BE
NGANTRI: Para penerima BLT DD saat mengantri menunggu giliran pencairan BLT DD di Desa Ketaping, Manna beberapa waktu lalu.

KOTA MANNA, BE – Hingga akhir Mei 2021. Dari 142 desa di Bengkulu Selatan, masih ada belasan desa belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa (DD) terhadap warga terdampak covid-19 di desanya. Hal ini terjadi akibat banyak desa lamban mencairkan DD.

“Masih ada 12 desa lagi yang belum menyalurkan BLT DD tahap 5 atau bulan Mei,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Bengkulu Selatan (BS) Lismanto Bayu SE didampingi PPTK Ujang Ali SE.

Dikatakan Ujang Ali, ke-12 desa tersebut, yakni Desa Air Umban, Batu Kuning, Banding Agung, Kota Agung,

Kuripan, Nanjungan, Pagar Dewa, Sukajaya, Tambangan, Tanjung Aur dan Tanjung Tebat, serta Desa Tanjung Aur Satu. Keterlambatan ini, sambung Ujang Ali, lantaran sebelumnya desa tersebut lamban dalam pencairan dana desa. Bahkan ada dana desanya yang baru cair pada April lalu. Sedangkan, penyaluran DD baru dapat terlaksana setelah DD cair. Untuk pencairan BLT DD bulan berikutnya, baru bisa dilakukan setelah adanya laporan BLT DD bulan sebelumnya.

“Meskipun terlambat tidak ada sanksinya, namun tetap wajib menyalurkan BLT DD tersebut,” ujarnya.

Dijelaskan Ujang Ali, penyaluran BLT 2021 ini selama 12 bulan. Setiap bulannya besaran bantuannya Rp 300 ribu per kepala keluarga (KK). Dengan adanya BLT DD ini diharapkan warga desa yang miskin atau terdampak covid-19 bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhannya. Dengan begitu mereka tetap dapat memenuhi kebutuhan keluarganya meskipun masih pandemi covid-19. Sebab dengan adanya pandemi covid-19 ini, kegiatan mereka terbatas dalam mencari rezeki.

“Untuk desa yang belum mencairkan BLT DD tahap 5, kami harap dapat segera memprosesnya, agar nantinya dapat memproses penyaluran DD tahap 6. Sebab beberapa hari lagi sudah memasuki bulan Juni,” imbau Ujang Ali. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*