12 Calon Panwascam kaur Gugur

TES Calon anggota Panwascam saat mengikuti tes tertulis di GSG Pemda Kaur, Rabu (275BINTUHAN,BE– Pelaksanaan tes tertulis calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Kaur, Rabu (27/5), berjalan lancar. Dalam tes tertulis yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) tersebut, tercatat ada 12 orang tidak hadir. Dari 159 orang yang menyerahkan berkas dan dinyatakan lolos administrasi. Namun, saat pelaksanaan tes tertulis, hanya 147 orang yang hadir.

“Ada dua belas peserta yang tidak hadir tanpa konfirmasi. Jika tidak hadir maka yang bersangkutan kita pastikan gugur dan tidak bisa mengikuti tes selanjutnya,” kata Ketua Panwaslu Kaur, Bambang Irawan, SE kemarin.

Pria yang akrab disapa Bambang tersebut mengatakan, perekrutan Panwascam ini merupakan salah satu program penguatan kelembagaan yang harus dilakukan. Hal ini mengingat tahapan pelaksanaan Pilkada Kaur 2015 akan segera berjalan. “Sekarang masih tahapan persiapan. Terhitung mulai awal Juni 2015 ini, sudah mulai masuk tahapan penyelenggara dengan agenda pemutakhiran data dan daftar pemilih,” terangnya.

Lanjut Bambang, dari jumlah itu nantinya akan disaring sampai mendapat sejumlah 45 orang. Untuk mengisi foramasi Panwascam di masing-masing kecamatan sebanyak 3 orang. Nanti hasil tes tersebut akan di ranking untuk kemudian akan diambil sesuai formasi yang ada. Setelah penyaringan tahap awal, selanjutnya mereka yang lolos masih ada tes wawancara. “Hasil tes tulis ini akan kita umumkan tanggal 29 Mei 2015. Penentuan peserta yang lolos berdasarkan ranking dari semua peserta. Kami akan meranking mereka sesuai kebutuhan” terangnya.

Pada pelaksanaan tes tulis kali ini, tampak hadir tim Pengawasan dari Banwaslu Provinsi yang memantau pelaksanaan tes ini sejak dari tahapan awal. Setelah itu, soal ujian tulis setelah selesai langsung dibakar di tempat sampah samping kantor GSG. Dibakarnya soal tes tulis ini sudah sesuai dengan perintah Bawaslu Bengkulu. “Jumlah soal yang diujiakan pada peserta ini ada 195 soal. Setelah selesai tes, soal langsung kita bakar supaya tidak disalah gunakan dan ini perintah Bawaslu,” jelasnya.(618)