12 Atlet Tinju Bertarung di Tarup

CURUP, BE – Tidak ada tersedianya arena tinju yang layak, membuat 12 atlet tinju amatir asal Rejang Lebong terpaksa bertarung di atas panggung tarup berlantai papan, serta ring tinju dari tali dan bambu.
Kondisi itu terlihat dalam kejuaraan tinju yang digelar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Rejang Lebong di Balai Adat Lapangan Setia Negara Kelurahan Pasar Baru, Minggu (23/6).
Ketua Penyelenggara Tamar Jaya mengungkapkan, kejuaran yang didukung Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan KONI tersebut dilakukan untuk menjaring atlit tinju amatir untuk mengikuti kejuaran PON pelajar tingkat Nasional September 2013 mendatang, dan penjaringan atlet tingkat mula.
“Sebenarnya cukup banyak yang ingin mengikuti, namun karena kita tidak memiliki fasilitas ring tinju yang memadai makanya kita batasi,” ungkapnya.
Setidaknya ada beberapa kelas yang dipertandingkan di arena panggung tarup tersebut, diantaranya kelas layang 45 kg, kelas layang 48 kg, kelas terbang 51 kg, kelas bantam 55 kg, kelas ringan 60 kg dan kelas walter 68 kg.  Tamar mengungkapkan, prestasi olah raga tinju di RL sudah cukup diakui tingkat Provinsi Bengkulu karena masih mendominasi. Untuk tingkat nasional, setidaknya telah 2 petinju profesional lahir di RL kelas WBO diantararanya atas nama Ansori Adha dan Roy Tua. “Sekarang mereka sudah bergabung di Jakarta, untuk mengikuti beberapa pelatihan dan kejuaraan tinju,” ungkap Tamar. (999)