112 Tewas, 20 Ribu Warga Muslim Rohignya Jadi Gelandangan

PBB menyatakan lebih dari 20 ribu warga Muslim Rohingya di Myanmar kini menjadi gelandangan karena kehilangan tempat tinggal akibat dihancurkan oleh warga Buddha.

Sebagaimana dilaporkan CNN, Koordinator kemanusiaan PBB di Myanmar Ashok Nigam menyatakan, Minggu (28/10), warga Rohingya juga terpaksa tidak merayakan Hari Raya Idul Adha karena tak punya apa-apa lagi.

Pemerintah Myanmar menyerukan perlunya bantuan darurat untuk Rohingya. “Jika pemerintah tidak mencari penyebab inti persoalan itu, maka situasi akan semakin memburuk,” ujar Phil Robertson, Deputi Direktur Human Rights Watch untuk Asia.

Kondisi itu terjadi setelah Muslim Rohingya kembali diserang warga Buddha pada 24 Oktober 2012. Situasi penghancuran warga Muslim Rohingya atau yang juga dikenal sebagai warga Rakhine itu  dari citra satelit yang diambil oleh Human Rights Watch.

Laporan sebelumnya mencatat jumlah orang tewas mencapai 112 orang hingga Jumat (26/10/2012). Namun, media pemerintah menyebutkan, selama periode 21 hingga 25 Oktober 2012, jumlah yang tewas mencapai 67 orang, 95 luka-luka dan lebih dari 3.000 bangunan hancur.(**)