100 Ribu Warga Dukung Nomor 7

Dari Semua Etnis, Semua Kalangan

BENGKULU, BE – Sekitar 100 ribu warga Kota terlibat dalam Pesta Rakyat di Kampung Pilkada yang digelar pasangan nomor urut 7, Bang Ken – Ustadz Dani, di Lapangan Rawa Makmur, kemarin (13/9). Lapangan dijejali massa rakyat yang setia mendukung duet sederhana dan prorakyat ini. Jalan Raya Kalimantan kena imbas luberan massa hingga macet total antara pukul 14.00-16.00 WIB. Pesta Rakyat di Kampung Pilkada adalah bukti duet ini didukung penuh kalangan bawah. Rakyat datang bergelombang memberikan dukungan sekaligus memeriahkan kegiatan.
“Semua etnis telah bersatu mendukung Bang Ken – Ustad Dani. Semua kalangan juga begitu. Kami dari kalangan rakyat biasa akan selalu setia mendukung. Biarlah pasangan lain didukung orang pusat yang hebat-hebat. Kalau kami warga kota yang punya hak pilih akan memilih nomor 7,” ungkap Agus Hartoyo, tokoh Jawa yang juga Ketua Pujakusuma, di sela-sela pesta rakyat.
Selain tokoh Jawa, tampak hadir perwakilan tokoh dari semua etnis. Mulai Bustami TH, Dedi Rosadi, Yulis Suti Sutri, Uni Nung, Parata Sitompul, dan banyak tokoh lagi. Kegiatan yang dikemas sederhana itu sangat meriah dengan pagelaran kreativitas UKM. Di lokasi juga tersedia berbagai jajanan rakyat gratis selain layanan kesehatan. Kecuali itu terdapat 7 bakso raksasa yang akhirnya mendapat penghargaan dari Yayasan Indonesia Bisa-Jakarta. Pesta Rakyat di Kampung Pilkada mengakhiri rangkaian kampanye rakyat pasangan Bang Ken – Ustadz Dani.
“Warga kota sangat antusias dengan pasangan ini karena sama-sama berasal dari bawah. Merakyat, tidak sombong dan bersahaja. Warga Kota tidak akan membeli kucing dalam karung, serta ingin bersama-sama nomor 7 menuju gerbang kemenangan,” ungkap tokoh Batak, Parata Sitompul.
Ditambahkan Dedi Rosadi, meluasnya dukungan terhadap Bang Ken – Ustadz Dani karena menyatunya semua etnis, simpati dari ibu-ibu dan semangat anak muda guna melanjutkan pembangunan. Setelah memasuki tahap akhir masa kampanye, lanjut Dedi, akhirnya mulai terkuak beberapa kebohongan besar dalam Pilkada ini. Membuat warga kota semakin bersatu memenangkan nomor 7.
“Duet ini dipilih karena kejujurannya, kesederhanaannya, kesabarannya di tengah hujatan dan hantaman yang datang dari Pusat,” tandas eks aktivis mahasiswa itu.
Menurut sejumlah kader PAN yang hadir di lokasi Pesta Rakyat, duet ini dipilih karena memiliki program yang masuk akal dan tidak menipu. “Warga Kota yang sudah pintar saya yakin tidak akan tertipu dengan program bohong besar seperti membuat lapangan kerja puluhan ribu dan bantuan miliaran rupiah untuk kelurahan. Kami yakin, tidak kurang 75 persen kader dan simpatisan PAN dalam Kota akan menggunakan hak pilihnya dengan jujur, yaitu mencoblos nomor urut 7 yang tidak munafik,” terang Eman Zakwan, mewakili kader PAN.(bis)