10 Titik Jalan Longsor

LONGSOR (3)
IRUL/Bengkulu Ekspress
LONGSOR: Kondisi jalan di wilayah Kecamatan Semidang Gumay yang longsor dan amblas akibat diguyur hujan deras, dan juga rumah nyaris tertimbun longsor serta menyebabkan mobil truk terguling, Rabu (29/8).

2 Rumah Tertimbun

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kaur Selasa (28/8) malam, menyebabkan bencana tanah longsor sehingga melumpuhkan jalan lintas Kecamatan Semidang Gumay dan Kecamatan Luas Kabupaten Kaur.

Sebab jalan utama di kecamatan tersebut ditutupi lumpur dan material tanah longsor setinggi tiga meter dengan panjang 20 meter. Akibatnya jalan tidak bisa dilintasi para pengendara roda empat dan dua untuk menuju beberapa desa di kecamatan itu. Tak hanya jalan, longsor juga menyebabkan dua rumah warga di Desa Bunga Melur tertimbun dan rusak.

“Longsor ini terjadi tadi malam (kemarin) saat hujan deras mengguyur wilayah Kaur, dan longsor ini mengakibatkan bahu jalan amblas dan material dari tebing menutup sebagian bahu jalan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, Muljunias ST, kemarin (29/8).

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, longsor itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB tepatnya setelah beberapa saat hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Kaur. Ada beberapa titik tanah longsor yang menutupi jalan lintas Kabupaten Kaur, yakni di Kecamatan Semidang Gumay Desa Suka Merindu tiga titik, Desa Bunga Melur dua titik, Desa Karang Dapo satu titik.

LONGSOR: Kondisi jalan di wilayah Kecamatan Semidang Gumay yang longsor dan amblas akibat diguyur hujan deras, dan juga rumah nyaris tertimbun longsor serta menyebabkan mobil truk terguling, Rabu (29/8).

Kemudian di Kecamatan Luas, Desa Serdang Indah dua titik, dan Desa Pulau Panggung perbatasan Kecamatan Muara Sahung dua titik. Dari beberapa titik ini yang terparah yakni Desa Bunga Melur, dimana dua rumah milik Simanudin (47) dan Ishak (47) tertimbun sebagian tanah longsor dan menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah.

“Berdasarkan data yang kita dapat, ada 10 titik tanah longsor dan jalan amblas. Tapi yang paling parah dan menyebabkan jalan macet itu di Desa Bunga Melur, dimana tanah longsor itu hampir menutupi rumah warga, tapi tidak ada korban jiwa,” terangnya.

Ditambahkannya, untuk material tanah longsor yang menutupi badan jalan dan rumah warga saat ini sudah dibersihkan warga setempat dibantu aparat kepolisian dan Koramil dengan menggunakan alat berat milik Dinas PUPR Kabupaten Kaur. Juga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi longsor susulan di wilayah tersebut, BPBD telah menyiagakan satu unit alat berat di lokasi tersebut.

LONGSOR: Kondisi jalan di wilayah Kecamatan Semidang Gumay yang longsor dan amblas akibat diguyur hujan deras, dan juga rumah nyaris tertimbun longsor serta menyebabkan mobil truk terguling, Rabu (29/8).

“Beberapa titik jalan Kaur yang sempat lumpuh tertimbun longsor itu sekarang sudah normal kembali dan sudah bisa dilalui kendaraan, dan juga rumah tertimbun longsor sudah kita bersihkan. Tapi kita minta kepada pengendara lebih waspada terutama saat melintasi jalan yang rawan longsor,” imbaunya.



Di sisi lain, musibah tanah longsor di ruas jalan lintas Suka Merindu Kecamatan Semidang Gumay juga telah menyebabkan Laka tunggal. Dimana mobil truk Hino warna hijau yang dikendarai Ngadino (53), warga Lampung yang membawa sabun sebanyak 6 ton dari Jakarta tujuan Lampung, terguling setelah bahu jalan yang dilintasi mobil itu amblas, akibat guyuran hujan deras tersebut.

“Dalam Laka tunggal ini tidak ada korban jiwa. Penyebabnya karena jalan yang dilalui mobil itu amblas, hingga mobil oleng dan langsung terbalik,” terang Kapolsek Kaur Tengah, IPTU Pedi Setiawan SH.(618)