10 Pelaku Pengeroyokan Dilepas

KAUR SELATAN, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 10 orang pemuda yang sempat diamankan oleh anggota Polsek Kaur Selatan (KS) atas dugaan keterlibatan pengeroyokan terhadap Gospen Afrizal (19), pelajar warga Desa Bakal Makmur Kecamatan Maje Minggu (9/9/2018) lalu akhirnya dilepas.

Para pelaku yang sebelumnya mendekam di tahananan Polsek KS itu dilepas setelah ada surat perdamaian antara pihak keluarga dan pelaku.

“Ya untuk pelaku pengeroyokan yang sempat kita amankan kemarin sudah kita lepas setelah ada perdamaian dari keluarga korban, dan mereka kita wajibkan lapor saja,” kata Kapolres Kaur AKBP Simana Adi Pranoto SH SIK melalui Kapolsek Kaur Selatan Iptu Surya R Purnama SH MH, kemarin (11/9).

Dikatakan Kapolsek, sepuluh orang pemuda berinisial AN (15), AL (19), RE (16), AN (17), EL (18), YU (18), JE (17) DE (16), FI (17) dan JU (19 yang sempat diamankan dalam kasus pengeroyokan itu, ini lantaran ada keinginan dari pihak pelaku dan korban untuk menempuh upaya damai. Juga selain itu para pelaku dilepas lantaran masih berada di bawah umur dan rata-rata masih status pelajar.

“Mereka kita lepas dengan surat perjanjian agar tidak mengulangulangi lagi perbuatannya, dan mereka ini kita lepas selain damai juga mereka masih anak dibawa umur. Kita berharap mereka ini tidak lagi mengulangi perbuatannya lagi,” harap Kapolsek.

Pengeroyokan Terjadi di Lapangan Bola

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pengeroyokan ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dilapangan bola SMK Bina Husada Desa Jembatan Dua. Kejadian ini bermula dari korban bersama rekan-rekannya bermain bola kaki dengan kelompok para pelaku bola kaki di lapangan SMK Bina Husada.



Akan tetapi saat bertanding kelompok pelaku mengalami kekalahan, dan selanjutnya setelah pertandingan dari kelompok pelaku pengeroyokan itu kembali mengajak bertanding akan tetapi kelompok korban enggan bermain karena tim pelaku saat main pertama sudah kasar dan korban dan teman-temanya memutuskan ingin pulang.

Selanjutnya lantaran korban dan teman-temnnya tidak mau bertanding lagi pelaku utama AL menghampiri korban dan terjadilah cekcok mulut dan saat cekcok mulut pelaku melayangkan bugem hingga terkena mulut korban dan mengelurkan darah segar, melihat hal tersebut teman korban mendekat dan juga sebaliknya teman-temn pelaku juga medekat terjadilah keributan antara kelompok pelaku dan kelompok korban. Lalu korban pengeroyokan Gospen itu melaporkan pelaku ke Polisi dan selanjutnya oleh Polisi pelaku langsung diamankan.(618)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*