1 Warga Taba Tebelet Reaktif

foto : IST

KEPAHIANG, Bengkuluekspress.com– Seorang perempuan berusia (43) warga Desa Taba Tebelet Kecamatan Kepahiang reaktif atau mengarah ke positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid tes. Untuk memastikan apakah yang bersangkutan positif terpapar Corona Virus Diesease 2019 (Covid-19), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang sudah mengambil sampel untuk keperluan uji swab, dan sekarang masih menunggu hasil uji swab dari laboratorium.

Kepala Dinkes Kepahiang, H Tajri Fauzan MSi membenarkan bahwa ada satu orang warga Desa Taba Tebelet yang hasil rapid tesnya reaktif.

Menurutnya, tidak kemungkinan yang bersangkutan terpapar virus lain, dan bukan Covid-19. Sebab, yang bersangkutan ini ada penyakit bawaan, yaitu penyakit kanker. “Inikan hanya hasil rapid tes yang reaktif ini bisa saja ada virus lain, tapi yang bersangkutan tetap diisolasi di RSUD Kepahiang, menjelang hasil uji swab keluar,” terang Tajri.

Lanjutnya, berdasarkan pengekuan dari pihak keluarga yang bersangkutan ini sebelumnya pernah dirawat di Rumah Sakit (RS) M Yunus Bengkulu. Saat itu, dia dirawat bukan karena Covid-19, tetapi kanker. Kemudian yang bersangkutan kembali pulang ke Kepahiang, dan pada tanggal 27 April 2020 lalu yang bersangkutan dirawat di RSUD Kepahiang.

“Kalau riwayat perjalanannya tidak ada, cuma yang bersangkutan pernah dirawat di RS M Yunus Bengkulu selama 14 hari, itu saja perjalannya,” jelas Tajri.

Karena hasil tes cepat atau hasil rapid tes yang bersangkutan menunjukkan reaktif, lanjut Tajri, pihaknya juga sudah melakukan rapid tes terhadap sejumlah anggota keluarga yang pernah kontak dengan yang bersangkutan. Berdasarkan hasil rapid tes yang dilakukan, alhamdulillah semua anggota keluarganya negatif.

“Kemarin kita juga sudah melakukan rapid tes terhadap beberapa anggota keluarga dekat atau orang yang pernah menjenguk dan merawat yang bersangkutan semuanya menunjukkan negatif,” tutur Tajri. (320)