1.857 Anak Putus Sekolah

Foto : IST

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Dari beberapa kasus kriminalitas yang terjadi di Bengkulu Selatan (BS) akhir-akhir ini, seperti di Seginim baru-baru ini, ada 3 remaja putus sekolah mencuri beras dan HP. Ternyata, hingga saat ini banyak anak-anak di Bengkulu Selatan yang putus sekolah.

“ Dari data yang kami terima, ada 1.857 anak putus sekolah di Bengkulu Selatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, H Darmin SE.

Darmin mengatakan, dari jumlah tersebut, anak-anak putus sekolah usia 13 tahun hingga 17 tahun. Mereka ini rata-rata usia SMP dan SMA sederajat. Anak-anak yang putus sekolah ini diantaranya disebabkan karena mereka nakal di sekolah, lalu mereka berhenti.

Ada juga karena ekonomi orang tuanya yang memprihatinkan dan ada juga karena faktor lain. Untuk mengatasi anak putus sekolah, sehingga anak-anak tersebut bisa mengenyam pendidikan kembali, Darmin mengaku, pihaknya saat ini punya solusi terbaik yang ditawarkan pada mereka.



“Kami akan mengupayakan mereka bisa ikut belajar di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) yang tersebar di Bengkulu Selatan, sehingga mereka bisa memiliki ijazah,” ujarnya.

Dengan masuk PKBM, anak-anak bisa belajar dengan baik, sebab PKBM pendidikannya sama dengan sekolah formal, namun waktu belajarnya bisa disesuaikan. Selain itu, bagi yang mau masuk sekolah formal kembali, dirinya mengaku siap memfasilitasinya.

Bahkan bagi anak-anak yang kurang mampu, pihaknya siap memperjuangkannya agar bisa mendapat bantuan biaya pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP).“ Kami akan upayakan agar di BS ini jumlah anak putus sekolah semakin berkurang,” imbuhnya.

Darmin juga mengharapkan peran serta pemerintahan desa/. Kelurahan setempat untuk dapat mensosialisasikannya ke anak-anak putus sekolah yang ada di lingkungannya. Sehingga mereka mau lagi sekolah. Sebab dengan mereka tidak sekolah, maka dikhawatirkan menjadi anak yang kelakuannya menyimpang, hingga akhirnya dapat menjadi pelaku kejahatan.

“ Mohon dukungan semua pihak, agar tidak ada lagi anak-anak di Bengkulu Selatan yang putus sekolah,” imbau Darmin. (369)