1.733 Peserta Ujian AKD

Endang/BE
Pelaksanaan ujian asesmen kompetensi daring di MAN 2 Kota Bengkulu.

BENGKULU, BE – Sebanyak 1.733 peserta mengikuti ujian asesmen kompetensi daring (AKD)serentak se-Indonesia. Pelaksanaan ujian asesmen berlangsung secara online, selama tiga hari. Peserta itu dari unsur guru, kepala sekolah dan pengawas madrasah dibawah jajaran kantor wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu mengikuti asesmen online di MAN 2 Kota Bengkulu, Sabtu (21/11).

“Program Asesmen kompetensi meliputi Asesmen Kompetensi Guru (AKG), asesmen Kompetensi kepala Madrasah (AKK) dan Asesmen Kompetensi Pengawas (AKP), mereka semua masih aktif dalam tugasnya,” ungkap Kepala kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bengkulu Drs H Zahdi Taher MHi melalui Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Dr Junni Muslimin MA kepada BE Sabtu (14/11).

Ada tiga tujuan digelarnya ujian asesmen, yaitu untuk memperoleh informasi tentang gambaran kompetensi guru pada dimensi kompetensi pedagogik dan profesional sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kemudian, mendapatkan peta kompetensi guru, kepala dan pengawas madrasah yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan jenis pembinaan profesional guru yang harus diikuti oleh guru, kepala dan pengawas madrasah dalam program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PPKB).

Serta, memberikan acuan kepada semua pihak terkait dalam menyusun kebijakan pengembangan keprofesionalan guru, kepala, dan pengawas madrasah. Guru yang mengikuti asesmen secara berkelanjutan bisa dijadikan sebagai dasar untuk memprioritaskan upaya dalam meningkatkan kompetensi secara mandiri, menyusun rencana pengembangan madrasah serta menjadi rujukan dalam menyusun rencana kerja dalam meningkatkan kompetensi guru sesuai peraturan yang berlaku.

Masih dikatakan Zahdi, pelaksanaan asesmen ini wajib dan tidak diwakilkan. Dalam pelaksanaan secara daring ini dipantau langsung oleh direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Materi asesmen ini adalah mata pelajaran yang diberikan disatuan pendidikanya, termasuk Bimbingan dan konseling,” tukasnya. (247)

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*