1.430 Mahasiswa KKN di Bengkulu Selatan

ASRI/Bengkulu Ekspress TERIMA: Bupati Bengkulu Selatan menerima penyerahkan mahasiswa KKN dari wakil rector III IAIN Bengkulu di pendopo rumah dinas Bupati Bengkulu Selatan, Kamis (27/6) sore.

KOTA MANNA, Bengkulu Selatan– Mulai, Kamis (27/6) ribuan mahasiswa IAIN Bengkulu berada di Bengkulu Selatan (BS). Pasalnya mereka akan menggelar kuliah kerja nyata (KKN) angkatan VII tahun 2019 di Bengkulu Selatan. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IAIN Bengkulu, Dr Syamsuddin MPd mengatakan, program kerja KKN ini melalui pendekatan keagamaan berbasis Masjid untuk mengembangkan kehidupan sosial, ekonomi, kemasyarakatan. Ada 1.425 mahasiswa IAIN Bengkulu dan 5 mahasiswa STAIN Bengkalis yang mengikuti KKN di Bengkulu Selatan. Mereka tersebar di 133 Desa dan 10 Kecamatan.

“ Mohon bantuan dan dukungan pemda Bengkulu Selatan terhadap anak-anak kami yang KKN ini,” katanya saat menyerahkan ribuan mahasiswa KKN ke Bupati Bengkulu Selatan di pendopo rumah dinas Bupati Bengkulu Selatan, Kamis (27/6) sore.

Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi SE MM mengucapkan terima kasih kepada IAIN Bengkulu dan STAIN Bengkalis yang memilih Bengkulu Selatan sebagai tempat KKN anak didiknya. Bahkan dalam kesempatan tersebut, dirinya mendoakan supaya proses alih status IAIN Bengkulu menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) segera terwujud. Kepada ribuan mahasiswa KKN, Gusnan juga menitipkan sejumlah program kerja yang disinergikan dengan program daerah. Diantaranya terkait program hewan ternak dan perilaku masyarakat hidup menjaga kebersihan lingkungan.

“Kepada adik-adik mahasiswa, saya menitipkan program, tolong sampaikan pesan kepada masyarakat bagaimana caranya beternak yang baik sesuai syariah. Zaman Rasulullah beternak itu digembalakan, tidak dibiarkan liar. Bantu pemerintah ajarkan masyarakat beternak yang baik,” ujar Gusnan.

Selain itu,Gusnan juga meminta kepada mahasiswa menularkan perilaku menjaga kebersihan kepada masyarakat. Karena sesuai ajaran agama, bahwa kebersihan sebagian dari iman. Kemudian dirinya minta mahasiswa untuk melaporkan hal-hal penting yang menjadi temuan mahasiswa di lapangan.

“ Jika ada jalan rusak, irigasi rusak parah yang belum diketahui pemerintah. Ada rumah reot belum tersentuh bantuan dan warga miskin yang sakit belum pernah sama sekali dapat bantuan, silahkan hubungi saya langsung,” harap Gusnan yang juga menitipkan kuesioner kepada mahasiswa tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. (369)