1.072 Personel Siaga

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Guna memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1440 H di Provinsi Bengkulu, Polda Bengkulu akan membangun 16 pos pelayanan (Posyan) dan 22 pos pengamanan (Pospam) serta menyiapkan 1072 personel gabungan yang akan berjaga selama 24 jam di sejumlah titik seluruh Provinsi Bengkulu.

Dari pos yang dibangun tersebut, untuk pos pelayanan ditempatkan di tempat-tempat umum yang diletakan strategis dimana banyak masyarakat membutuhkan layanan seperti di kawasan pasar, rekreasi, jalan raya, dan tempat vital lainnya.

Sementara, untuk Pospam diletakan di daerah-daerah yang dianggap cukup rawan baik itu rawan longsor, kecelakaan serta kawasan lainnya.Posyan dan Pospam terdiri dari Polres Bengkulu masing-masing 2 Pospam dan Posyan, Polres Bengkulu Utara 3 Pospam dan 2 Posyan, Polres Rejang Lebong masing-masing 3 Pospam dan 2 Posyan, Polres Mukomuko 3 Pospam dan 1 Posyan, Polres Kepahiang 3 Pospam dan 1 Posyan, Polres Bengkulu Selatan 2 Pospam dan 1 Posyan, Polres Kaur 2 Pospam dan 1 Posyan, Polres Lebong 2 Pospam dan 4 Posyan serta Polres Seluma 2 Pospam dan Posyan.

Sementara, dari jumlah 1072 anggota yang akan diturunkan, akan berjaga selama 14 hari sejak tanggal 29 Mei hingga 12 Juni 2019.Kapolda Bengkulu, Brigjend Pol Drs Supratman MH melalui Kabid Humas, AKBP Sudarno SSos MH mengatakan, Posyan dan Pospam dan 1072 personel akan dimulai beroperasi sebelum tanggal 5 Juni 2019 atau H-6 atau setelah dilakukannya Apel gelar pasukan dan baru akan berakhir hingga H+6 lebaran nantinya.

“Dimana anggota kita akan siap siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan dan pengamanan dan jika ditambah dari seluruh anggota lintas sektoral jumlah mencapai 1711 orang,” jelasnya, kemarin (27/5).

Selain itu, ditambahkannya, personil yang diturunkan juga akan melakukan patroli, menjaga markas komado (Mako), menjaga tempat-tempat lainnya diluar dari titik Pospam dan Posyan. “Semua unsur kepolisian akan kita kerahkan, tanpa terkecuali terkhusus untuk wilayah Polres Jajaran dan Polsek nantinya,” jelas Kabid Humas kepada awak media.

Ditambahkan, Sudarno, karena Pos yang dibangun merupakan pos terpadu, sehingga didalamnya bukan hanya anggota dari kepolisian saja, melainkan melibatkan anggota TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dari Dinas Perhubungan serta Palang Merah Indonesia (PMI), BPBD, Dinas Pemadam Bahaya Kebakaran.

Sedangkan dari Dinas Pekerjan Umum (PU) ditempatakn di titik-titk yang kemungkinan adanya kerawanan longsor atau yang lainnya. “Sehingga kita bisa menjamin pelaksanaan arus mudik dan arus balik lebaran berjalan dengan aman,” tutupnya. (529)