Wujudkan Kota Relegius, Pemkab Rejang Lebong Tugaskan Guru Ngaji di Setiap Desa

Sambutan dan arahan dari Bupati rejang Lebong Dr H A Hijazi SH Msi

CURUP, bengkuluekapress.com – Penugasan guru ngaji di desa – desa, Kabupaten Rejang Lebong, menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong untuk mewujudkan Rejang Lebong sebagai Kota Relegius.

Sejauh ini, sudah ratusan peminat yang mendaftar untuk menjadi guru ngaji di Kabupaten Rejang Lebong, baik dari para lumni STAIN Curup maupun para sarjana lainnya yang bukan alumni STAIN Curup, yang memiliki bidang keilmuan yang menjurus.

Bupati Rejang Lebong (RL), Ahmad Hijazi menyampaikan, kepada wartawan, Rabu, (10/11/2016), bahwa untuk para calon guru ngaji yang telah terdaftar dan sudah lulus syarat administrasinya, dan masih akan dilakukan seleksi tes terlebih dahulu. Pasalnya guru yang akan dipilih hanya sebanyak 122 orang, sesuai dengan jumlah desa yang ada di kabupaten Rejang Lebong (RL).

Bupati menambahkan, salah satu penguji atau tim penyeleksi nantinya akan menguji para calon guru desa.

“Saya sendiri yang akan terjun langsung untuk menguji para calon guru ngaji, apalagi waktunya masih cukup panjang, yang saya tes adalah membaca Al Qur’an, tidak banyak yang saya suruh mereka baca, minimal dua ayat dalam surat yang berbeda -.beda, untuk ayatnya, masih saya cari yang sesuai,” jelasnya.

Lanjutnya, tidak hanya beberapa orang yang ia uji, namun seluruh pelamar yang bermaksud menjadi guru ngaji tersebut, waktunya juga masih panjang.

“Para guru ngaji ini nanti, jika sudah lulus seleksi, maka mereka akan diberikan honor dari Pemkab RL, dengan besaran Rp 900 ribu per bulan, tapi mereka diminta untuk menetap di desa tempat mereka bertugas. Untuk masa mereka bertugas selama 1 tahun, untuk tahun selanjutnya akan dilihat kinerja mereka selama setahun, pastinya akan kita evaluasi.” pungkas Hijazi.(Ade)