Warga Tolak Indomaret

In Bengkulu Tengah, Berita Utama, Daerah
Bengkulu
Bakti/Bengkulu Ekspress INDOMARET : Gerai Indomaret di Desa Karang Tinggi, Kecamatan karang Tinggi yang saat ini masih dalam proses pengerjaan dan belum mengantongi izin dari DPMPTSP Kabupaten Benteng.

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Keberadaan minimarket Indomaret di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) ternyata tidak diterima sepenuhnya oleh masyarakat. Dari 10 kecamatan di Kabupaten Benteng, masyarakat Kecamatan Taba Penanjung menyatakan penolakan terhadap Indomaret tersebut.

Demikian disampaikan Kabid Penyelenggaraan Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Benteng, Hasyim SPd kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (16/4/2017).

Menurut Hasyim, sejauh ini pihaknya telah menerima surat resmi dari warga yang mengatasnamakan masyarakat Kecamatan Taba Penanjung terkait penolakan tersebut.

“Sekitar 1 (satu) minggu yang lalu, kami telah mendapatkan surat dari masyarakat Kecamatan Taba Penanjung yang menolak jika Indomaret beroperasi di kecamatan mereka,” kata Hasyim.
Selain masyarakat, penolakan serupa juga dilakukan oleh pemerintah kecamatan. Namun, ketika ditanya alasan penolakan, Hasyim belum bisa menyampaikannya.

“Pihak kecamatan juga telah menyurati kami dan menegaskan bahwa mereka tidak memberikan izin kepada Indomaret,” imbuhnya.

Sesuai dengan prosedur, Hasyim menerangkan bahwa proses pemberian izin memang harus dilakukan secara berjenjang. Dimulai dari warga sekitar, pemerintah desa, pemerintah kecamatan hingga pemerintah kabupaten.

“Jika ada proses yang dilangkahi, pemberian izin tentu saja tidak bisa dilakukan,” tegas Hasyim.

Menurut Hasyim, dari hasil pendataan yang dilakukan, sejauh ini terdapat dua gerai Indomaret yang telah berdiri, yakni di Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa dan di Desa Karang Tinggi, Kecamatan Karang Tinggi.

Keduanya belum mendapatkan izin resmi dari DPMPTSP Kabupaten Benteng.

“Dari 2 bangunan yang telah berdiri memang belum mendapatkan izin resmi dari kami. Sebab itulah, sebelum izin dimiliki kami harap Indomaret jangan dulu beroperasi,” tegas Hasyim.(135)

You may also read!

400 Ribuan Honorer K2 Berharap Revisi UU ASN Berujung Menyenangkan

jpnn.com, JAKARTA – Pembahasan perdana revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dilaksanakan 5 Juni?, disambut sukacita honorer

Read More...

Pernyataan Sikap MUI soal Bom Kampung Melayu

jpnn.com, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras pelaku bom di Halte Transjakarta Terminal Bus Kampung Melayu, Jakarta

Read More...

Dul Jaelani Ubah Gaya Rambut, Kenapa Cantik Begini?

Anak pasangan musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Abdul Qodir Jaelani atau yang kerap dipanggil Dul, memang memiliki rambut

Read More...

Mobile Sliding Menu