Warga Pasar Kerkap Tewas Disambar Petir

20150415_112127[1]
AIR NAPAL, BE – Hujan deras disertai petir yang melanda Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Selasa (14/4) kemarin mengakibatkan Erdamansyah (35), warga Pasar Kerkap Kecamatan Air Napal tewas. Nyawanya tak sempat diselamatkan meski keluarganya berusaha membawanya ke RS Bhayangkara Jitra, Kota Bengkulu.
Korban menderita luka bakar parah dibagian belakang kepala dan dadanya. “Kami sempat berusaha membawa almarhum ke RS di Bengkulu. Namun, baru setengah jalan almarhum sudah meninggal,” kata mertua korban, Ismantoni (57).
Kronologis korban tersambar petir diketahui saat berada di persawahan Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung Palik, sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu korban dan Isterinya, Junita (28) dan anak semata wayangnya, Zeno (4) berada disalah satu pondok ditengah persawahan. Mereka berteduh dipondok itu, karena saat itu hujan deras. Saat mereka berteduh tiba-tiba petir menyambar pondok, korban langsung terjerembab tak sadarkan diri.
Sementara istri korban dan anaknya selamat dari maut. Istri korban mengalami kram terkena sedikit sambaran, sementara anak korban tidak mengalami luka sedikitpun. Sadar suaminya tak sadarkan diri, Junita beteriak mencari pertolongan. Warga sekitar segera mengefakuasi korban dari tengah lahan persawahan. Namun karena luka yang terlampau parah korban tidak sempat diselamatkan saat akan dibawa ke rumah sakit.
“Lukanya parah mas, dibelakang kepala sama di bagian dada. Beruntung isteri sama anaknya tidak mengalami luka serius, tapi mereka trauma,” kata Unan, tetangga korban.
Pantauan BE, korban dimakamkan di pemakaman keluarga sekitar pukul 10.30 WIB tepat dibelakang rumah korban. Suasana haru masih terasa saat BE mengunjung rumah korban, terlihat isteri korban belum bisa menerima kepergian korban. Istri korban sendiri hanya bisa menangis lemas sambil teridur, sementara itu beberapa warga berusaha menabahkan isteri korban. (167)