Warga Pagardin Minta Jembatan Permanen

APRI/BE Beginilah kondisi jembatan gantung di Desa Pagardin Kecamatan Ulok Kupai, kemarin (4/2)
APRI/BE Beginilah kondisi jembatan gantung di Desa Pagardin Kecamatan Ulok Kupai, kemarin (4/2)

ULOK KUPAI, Bengkulul Ekspress– Kondisi jembatan gantung di Desa Pagardin Kecamatan Ulok Kupai masih berlantaikan plat baja. Akibatnya, tidak ada kendaraan truk yang dapat menjangkau desa tersebut. Untuk itu, warga meminta jembatan itu diganti permanen agar dapat dilewati kendaraan berkapasitas besar.

‘’Kondisi jembatan ini sangat dikeluhkan dan menjadi perhatian seluruh masyarakat,’’ ujar tokoh masyarakat (tomas) setempat, Hamzahari kepada Bengkulu Ekspress (BE), kemarin (4/1).
Ia menambahkan, dampak jembatan yang tidak bisa dilewati truk itu, seluruh angkutan barang apapun yang akan masuk ke desa terpaksa dilansir menggunakan mobil pick up.

‘’Memang sekarang kondisi lantai jembatan sudah lebih bagus, lantaran sudah menggunakan plat baja. Tapi, masyarakat sangat berharap jembatan gantung ini dapat diganti permanen,’’ ungkapnya.
Untuk itu, ia sangat mengharapkan pemerintah daerah (Pemda) BU dapat memperhatikan keluhan masyarakat.

‘’Tidak ada tempat kami mengadu lagi kecuali kepada pemerintah. Masyarakat sangat berahap dapat dibangun jembatan permanen, sebagai kemudahan akses transportasi,’’ terangnya.
Sebelumnya, Kades Pagardin, Suharto juga membenarkan kondisi tersebut.

Ia pun mengharapkan pemerintah dapat memberikan perhatian lebih bagi kesulitan dan keluhan yang dialami masyarakat di pedalaman.
‘’Kita selaku pemerintahan desa sangat mengharapkan pemerintah daerah membangun jembatan permanen untuk kelancaran akses warga

Desa Pagardin keluar masuk desa, terutama menggunakan kendaraan berkapasitas besar,’’ tuturnya.
Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) BU, Arie Septia Adinata SE yang berkesempatan datang ke Desa Pagardin berjanji akan membawa usulan itu agar dapat dibahas. Hanya saja, tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
‘’Usulan ini kita tampung dulu. Nanti, kita akan minta dari SKPD terkait membahasnya,’’ pungkasnya.(816)