Warga Minta Tiga Kandang Ayam Ditutup

MUSYAWARAH: Warga Ketaping minta kandang ayam ditutup di desanya yang disampaikan pada musyawarah desa, Jum'at (4/11) malam.
MUSYAWARAH: Warga Ketaping minta kandang ayam ditutup di desanya yang disampaikan pada musyawarah desa, Jum’at (4/11) malam.

MANNA, BE – Ratusan warga Desa Ketaping, Manna meminta tiga kandang ayam potong di desa mereka ditutup. Pasalnya keberadaan tiga kandang ayam tersebut sudah meresahkan warga.

“Dari hasil musyawarah, seluruh warga yang hadir dengan jumlah ratusan orang meminta ketiga kandang ayam tersebut ditutup,” kata Kepala Dusun Talang Tinggi, Desa Ketaping, Rudi Hartono yang diamini sekretaris Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Siswoko.

Menurut Siswoko, warga beralasan, karena keberadaan kandang ayam tersebut menimbulkan bau busuk, tidak hanya itu, juga banyak lalat yang beterbangan. Bahkan beberapa waktu lalu, ada warganya nyaris ribut dengan penjaga kandang ayam lantaran memberikan ayam yang sakit kepada warga. Sehingga sebelum timbul konflik lebih besar lagi, warga berharap Pemda BS dapat segera menutupnya.

“JIka Pemda tidak mau menutupnya, semua warga siap menutupnya secara paksa,” tandas Siswoko diamini warga lainnya.

Kepala Desa Ketaping, Saidi membenarkan adanya musyawarah tersebut. Menurutnya dalam musyawarah itu, juga dihadiri Camat, kapolsek Pihak Badan Perwakilan Desa (BPD), Tokoh Masyarakat setempat dan ratusan warga. Adapun ketiga kandang ayam yang diminta warga ditutup tersebut yakni kandang ayam milik Rizal warga jalan Duayu, Islan warga Gedang Melintang, Pasar Manna dan Nok warga Ketapang, Pasar Ampera. Ketiga kandang ayam itu diperkirakan berdiri sekitar tiga tahun lalu. Dalam musyawarah tersebut, warga minta setelah musyawarah itu, kandang ayam sudah tidak beroperasi lagi. Dijelaskannya juga, izin pendirian kandang ayam tersebut tanpa persetujuan dari warga sekitar. Bahkan dirinya merasa tidak pernah mengeluarkan surat izin pendirian kandang ayam itu.

“Memang warga sudah sepakat minta kandang ayam itu ditutup, saya juga tidak pernah memberikan surat izin, Jadi hasil musyawarah ini sudah didengar pihak kecamatan dan Polsek, sehingga kami harap pihak kecamatan bisa memberikan solusi terbaik,” ujar Saidi.

Sementara itu, Camat Kecamatan Manna, Asman Spd mengaku mengikuti musyawarah tersebut. Dikatakannya dari hasil musyawarah itu, warga minta kandang ayam itu ditutup. Dirinya mengaku tidak pernah memberikan izin pendirian kandang ayam itu. Hanya saja, jika ada izin dari pemerintah, maka dirinya meminta kades dapat menelusuri perizinannya. Sehingga jika tidak ada atau ilegal, maka dirinya siap menutup kandang ayam tersebut.

“Atas laporan ini, saya minta kades telusuri dahulu perizinannya, jika ilega, maka saya akan menutupnya,” ujar Asman. (369)