Jumat, 27/01/2012 - 11:47 WIB
Bengkulu Selatan | redaksi - Bengkulu Ekspress

Warga Kedurang Butuh Jembatan

KEDURANG, BE – Warga Desa Lawang Agung Kecamatan Kedurang sudah 2 tahun terakhir ini mengalami kesulitan mengangkut hasil bumi khususnya bidang pertanian. Hal ini disebabkan jalan penghubung antara pemukiman warga dengan lahan pertanian terutama sawah saat ini terputus akibat dilanda banjir pada tahun 2010 lalu. Kades Lawang Agung Leo Tapik mengungkapkan, jalan yang putus tersebut sudah menjadi alur sungai. Sehingga untuk menuju atau pulang dari sawah atau kebun, warga setempat harus menyeberangi anak sungai yang lebarnya sekitar 30 meter tersebut. “Selama ini jika mau mengangkut hasil pertanian warga bisa menggunakan motor. Namun sejak jalan putus itu tidak bisa lagi dilakukan, terlalu berbahaya,” ujar Leo.¬†Menurutnya, selain digunakan warga Desa Lawang Agung jalan itu juga digunakan warga Desa Durian Sebatang, Karang Caya, Pajar Bulan dan Bengkenang.Sebab itu, dia sangat mengharapkan bantuan dari Pemkab BS supaya jalan yang putus tersebut dapat dibangun kembali. “Kalau jalan tersebut dibangun kembali tentu biaya angkutan pasti lebih murah,” katanya. Lanjutnya, kalau pemerintah memang ingin membantu, mereka mengharapkan dibangunkan jembatan yang bisa dilewati sepeda motor. Panjang jembatan diperkirakan sekitar 30 meter.(369)

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


delapan × = 48

© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved