Warem Berpeluang Sebarkan HIV

TAIS,BE – Keberadaan warung remang – remang (warem) di Kabupaten Seluma, berpeluang menjadi tempat penyebaran virus Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Pasalnya, sekitar 4 bulan lalu didapati adanya wanita penghibur di warem sudah terjangkit virus HIV. Ironisnya, setelah diketahui sebagai terduga terjangkit HIV, wanita itu memilih meninggalkan lokasi, tidak mau menjalani penanganan pengobatan selanjutnya.

”Keberadaan warem yang diduga menyediakan wanita penghibur tersebut, perlu dipertanyakan dan ini salah satu indikasi penularan,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Seluma Khaidir Muchtar Ssos melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Ahmad Tavif SIP kepada BE.

Adanya wanita penghibur terduga terjangkit HIV itu, diketahui setelah tim Dinas Kesehatan, Kabupaten Seluma melakukan pengujian darah masing-masing wanita terduga wanita penghibur di warem.

Dijelaskan, Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, kewalahan dalam mendata dan menangani warga yang terjangkit HIV. Pasalnya, sejumlah penderita HIV sering menutup diri. Serta merahasiakan identitas mereka. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Adanya pesan singkat salah satu warga yang meminta dilakukan pengujian sampel darah. Hanya saja, warga tersebut bukan warga Seluma asli. Melainkan mereka pendatang.

“Penderita HIV kebanyakan warga luar seluma yang datang ke seluma. Namun ada juga yang mereka yang sudah merantau ke luar Seluma. Setelah terjangkit HIV memilih tinggal d kampung halamannya,” bebernya.
Disampaikan, pendetrita HIV di Kabupaten Seluma, setiap tahunnya meningkat. Hanya saja, untuk data tahun ini, masih dilakukan pendataan.

“Untuk Seluma akan didirikan klinik khusus untuk mereka yang terjangkit HIV di empat lokasi. Kita juga menyediakan tenaga konselor sendiri,” sambungnya. (333)