Wanita Tewas Membusuk di Kamar

jenazah_mayat_indah-01

KEPAHIANG, BE – Seorang wanita parubaya ditemukan tewas membusuk di kamar rumahnya di Desa Taba Air Pauh Kecamatan Tebat Karai. Korban Suryati (50) seorang petani ditemukan tewas membusuk pertama kali oleh anaknya sendiri Hendri (25) Senin (31/10) sekitar pukul 22.00 WIB saat mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk berkunjung dengan ibunya yang memang tinggal sendirian di rumah.

Korban memang tinggal seorang diri di kediamannya di Desa Taba Air Pauh. Malam kejadian Hendri bermasuk bertandang ke kediaman ibunya tersebut, setibanya di depan rumah mendapati rumah dalam keadaan terkunci rapat. Setelah berulang kali menggedor pintu rumahnya namun tidak ada jawaban, akhirnya Hendri memutuskan mendobrak pintu rumah.

Dia kaget bukan kepalang mendapati ibunya dalam keadaan terbujur kaku tak bernyawa. Posisi dalam keadaan terlentang dengan wajah mulai menghitam serta dipenuhi oleh darah yang sudah mengering.

“Setelah itu saksi Mawardi datang untuk melihat apa yang terjadi di rumah korban. Setelah diketuhui korban meninggal dengan keadaan mulut terbuka dan banyak darah yang sudah membeku,” ungkap Kapolres Kepahiang AKBP Ady Savart PS SH SIK melalui Kapolsek Tebat Karai IPTU Ahmad Suhada.

Setelah mendapatkan laporan warga, Kapolsek bersama anggotanya langsung turun kelapangan dan melakukan evakuasi dengan membawa jenazah korban ke RSUD Kepahiang. Untuk dilakukan visum et repertum atau pemeriksaan terhadap jenazah. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap keluarga dan tetangga korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi.

“Hasil sementara pemeriksaan medis tidak ditemukannya bekas kekerasan. Dari pemeriksaan anggota keluarga diketahui korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi, sekarang kami masih mencari saksi lain untuk dilakukan pemeriksaan,” terang Kapolsek.

Menurut Kapolsek, kepolisian sempat menyarankan kepada keluarga korban bila ada keraguan mengenai penyebab kematian korban agar dapat melaksanakan otopsi. Tetapi ditolak oleh pihak keluarga dan mengaku sudah mengikhlaskan kematian korban. “Sudah kita buatkan berita acara penolakkannya, serta penyerahkan jenazah,” tutup Kapolsek. (320)