Wagub Ajak Polri untuk Mengawasi

Polri - Copy

BENGKULU, BE – Kerjasama anggota kepolisian dan Pemerintah Provinsi Bengkulu sangatlah penting untuk menjadikan Bengkulu lebih baik. Karena jika tanpa adanya kerjasama dan pengawalan dari pihak kepolisian, maka apa yang telah menjadi visi dan misi ketika kampanye pada Pilkada tanggal 9 Desember 2015 yang lalu tidak akan

tercapai dan berhasil. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu, menghadiri acara di Polda Bengkulu yang mengambil kemarin Selasa (23/2). Dengan tema “Dengan Memperkuat Soliditas, Profesionalisme dan Revolusi Mental Polda Bengkulu Siap Amankan Kebijakan Pemerintah”.

“Tanpa pengawasan dari pihak kepolisian dan yang lainnya, maka visi dan misi saya bersama Pak Gubernur, tidak akan berhasil,” ungkapnya, kemarin.

Dalam hal ini juga, Wagub menyampaikan ada 2 hal yang masih belum dilakukan bersama-sama untuk saat ini. Pertama dalam penanggulangan wabah. Seperti wabah demam berdarah (DBD) yang mana Bengkulu saat ini merupakan yang terparah ke 5 di seluruh Indonesia dan paling memprihatinkan untuk wilayah barat. Untuk wabah ini, pihak pemerintah mengambil kebijakan untuk menangani hal tersebut (DBD), warga yang terserang tidak perlu mengikuti prosedur dan bisa langsung menuju ke rumah sakit.

“Biaya ditanggung oleh BPJS dan warga tidak perlu meminta surat rujukan dari bidan, dokter atau yang lainnya, langsung bisa menuju RS,” jelasnya

Kerjasama yang ke 2 dalam penanganan bencana, keran Bengkulu merupakan wilayah bencana, sehingga kerjasama antar semuanya harus segera dilakukan. Semua pemimpin memilik hak melakukan penanganan, walaupun belum adanya perintah dari Gubernur. Siapapun komponen masyarakat Provinsi Bengkulu, bisa langsung berhubungan dengan pihak kesehatan dan pihak yang terkait lainnya. Terutama dukungan dari pihak kepolisian, TNI dan terutama dukungan suport dari DPRD.

Seperti yang telah dilakukan oleh Dandrem Provinsi Bengkulu dalam pengimplementasi di lapangan pencetakan lahan sawah baru. Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah tampa mendapatkan dukungan dari pihak orum koordinasi daerah secara penuh. Maka pembukaan lahan sawah baru itu, mayoritas pembangunan lahan tersebut menjadi tertunda.

“Ke depan saya harapkan dari peran dari pihak TNI, program-program pencetakan persawahan baru dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan bisa efektif pada tahun 2016 dan 2017 yang akan datang,” jelasnya.

Sementara, Kapolda Bengkulu Brigjend Pol Drs M Ghufron MM M Si, sangat menyambut baik apa yang telah disampaikan oleh Wakil Gubernur Bengkulu, sehingga pihaknya akan selalu mendukung hal-hal yang positif dan program untuk membangun Provinsi Bengkulu, lebih baik lagi ke depan.

“Semua program pemerintah daerah Bengkulu, akan selalu kita dukung selagi hal tersebut program yang menjadikan Bengkulu lebih baik lagi,” jelasnya

Sementara, menyangkut sampaian dari Wagub mengenai sawah yang telah lama menjadi program dari pihak TNI, Danrem 041/Gamas Kolonel Inf Fajar Budiman SIP, pada 2016 ini pihak Danrem Bengkulu dan pihak pemerintah daerah. Telah bekerjasama dengan mencetak sawah yang baru. Untuk anggaran awalnya sebesar 2700 hektar dan yang telah ditinjau ada 3 Kabupaten yaitu Kaur, Mukomuko dan Bengkulu Utara.

“Kita yang melakukan pembuatan sawahnya sampai siap tanam dan semua anggaran nanti di tanggung oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD II Provinsi Bengkulu, Suharto SE MBA, kinerja dari Kepolisian Polda Bengkulu sangatlah tanggap, terutama adanya bencana yang ada di Bengkulu, seperti terjadinya bencana longsor Di Lebong Tandai, Di Enggano, Kebakaran gedung DPRD. Selain itu, sejak belum dimulainya Pemilikada, Hari H hingga pelantikan semuanya aman, kondusif dan terkendali.

“Hal ini menunjukan kesiapan dan rasa kebersamaan Polri terhadap Masyarakat Bengkulu, tidak perlu dipertanyakan lagi,” ungkapnya.

Dalam kegiatan kemarin yang hadir selain Kapolda Bengkulu Brigjend Pol Drs M Ghufron MM M Si, Wakapolda Kombes Pol Adnas, Irwasda dan pejabat utama Polda Bengkulu serta para Kapolres, Kapolsek dan para anggota kepolisan Provinsi Bengkulu. (614)