Tukang Kayu, Tewas ‘di Kayu’

A.  Korban Timpah Kayu (1)
BENTENG, BE – Sapri (35) warga Desa Ulang Lebar Kecamatan Merigi Kelindang, Bengkulu Tengah (Benteng) meninggal tewas akibat ditimpah kayu. Peristiwa terjadi di Desa Punjung Kecamatan Pagar Jati, Jumat (27/3) lalu. Korban sendiri merupakan warga yang berprofesi sebagai pengangkut kayu. Ia pun menghembuskan nafas terakhir karena ditimpa kayu yang diangkutnya sendiri. Dicerita Haris Eftransyah (38), kakak kandung korban, kecelakaan kerja yang dialami adiknya bermula kala korban beserta rekan-rekannya menggangkut kayu dari kawasan perkebunan Desa Punjung.
Di tengah perjalanan korban dan rekan sempat berhenti istirahat. Ketika korban akan mengangkat kembali kayu balok angkutannya, secara tiba-tiba korban tergelincir sehingga beban angkutan tersebut menimpah badan korban. “Adik saya ini sudah tiga tahun menekui profesi angkut kayu. Kita keluarga menganggap ini musibah dan sudah jalan korban untuk menghadap sang pencipta,” ungkap Haris.
Dikatakan Haris, setelah tertimpah kayu korban masih dapat melanjutkan perjalanan hingga sampai ke Desa Ulak Lebar. Awalnya korban tidak telalu menghiraukan cidera akibat kecelakaan kerja yang dialaminya. Hingga akhirnya korban mengelu sakit dibagian dadanya, sehingg pihak keluarga mengantar korban untuk berobat ke dokter praktik di Desa Kembang Seri Kecamatan Talang Empat.
“Setelah periksa kata dokter tidak sakit yang mengkhawatirkan akhirnya kita bawak pulang. Tapi tadi malam tiba-tiba korban kembali mengeluh sakit dan akhirnya meninggal,” ungkap Haris, kemarin (31/3).
Haris menuturkan, tak akan memperpanjang perkara yang dialami adiknya hingga kejalur hukum, sebab kayu yang diangkut korban merupakan kayu miliknya sendiri. Sehingga tidak ada yang dapat dipersalahkan dala kasus meninggalnya korban, pihak keluarga merasa ihklas pergian korban meski dengan cara yang tergolong menyakitkan.
Sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Hendri H Siregar SH MH melalui Kapolsek Taba Penanjung AKP Risdianta SH membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian sudah mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan keluarga korban serta saksi.
“Jika ada dugaan pelanggaran maka akan diusut, tatapi ini tidak ada. Namun kita tetap melakukan pengumpulan keterangan,” tergas Kapolsek. (320)