Tujuh Calon Peserta Lelang Digugurkan

timsel-sekda-lebong-small
Dwi/Bengkulu Ekspress. SELEKSI : Sekda Lebong bersama tim seleksi (timsel) lelang jabatan saat melakukan seleksi berkas. Dari hasil pemeriksaan, terdapat tujuh berkas yang tidak memenuhi syarat dan dinyatakan gugur.

TUBEI,Bengkulu Ekspress – Tim seleksi administrasi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebong telah memeriksa kelengkapan berkas pendaftar calon peserta lelang jabatan. Pemeriksaan berkas itu dilaksanakan di Kantor Inspektorat Lebong padaKamis (3/11). Dari pemeriksaan 26 berkas pendaftar itu, ada 7 berkas pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dan tim seleksi pun menggugurkan 7 peserta tersebut.

Sekretaris Pansel H Guntur SSos saat diwawancarai Bengkulu Ekspress kemarin (3/11) mengungkapkan, “Sebelumnya timsel telah memberi tenggang waktu selama 15 hari untuk melengkapi berkas, namun setelah diseleksi oleh panitia terdapat 7 berkas tidak memenuhi syarat dan dinyatakan gugur.”

Sesuai tahapan, pengumuman resmi hasil seleksi berkas dapat dilihat di Kantor BKD Lebong diumumkan pada 7 November 2016. Tidak ada toleransi terhadap 7 berkas yang dinyatakan gugur, sesuai petunjuk dan aturan yang ada, hasil seleksi berkas telah dinyatakan dalam berita acara hasil seleksi dan ditandatangani oleh semua panitia seleksi.

Dengan begitu hanya 19 peserta saja yang berhak mengikuti proses seleksi selanjutnya pada 9-10 November mendatang di Gedung Graha Praja Pemkab Lebong. Seleksinya tahapan penulisan makalah, kemudian langsung menjalani persentase yang dinilai oleh Pansel.

Dalam pelaksanaannya, peserta diberi waktu menulis makalah sesuai bidang dan jabatan yang dilamar. Dengan waktu selama 1 jam dengan tulisan tangan, kemudian dilanjutkan persentase.

“Untuk peserta yang melamar dua jabatan harus menulis sebanyak 2 makalah,” kata Guntur.

Dijelaskan Guntur, sistem pansel ini tidak ada tekanan dari pihak manapun. Semua keputusan ada ditangan Pansel sesuai dengan syarat dan kompetensi peserta. Artinya peserta yang nantinya dinyatakan berkompeten, benar-benar memiliki kemampuan dibidang jabatan yang dilamar dan siap menjalankan tugas nantinya dengan penuh tanggung jawab.

“Dengan sistim ini terhadap peserta tidak ada tekanan. Semua peserta akan puas karena berdasarkan seleksi yang dinilai benar-benar berkompeten sehingga kedepannya tugas yang diemban dapat dilaksanakan lebih optimal sesuai kemampuan yang dimiliki,” pungkas Guntur.(777)