Tragis! Leher Bayi Putus Saat Persalinan

Tragis! Leher Bayi  Putus Saat PersalinanKEPAHIANG, BENGKULU EKSPRESS – Warga Desa Penanjun Panjang Atas Kecamatan Tebat Karai heboh. Pasalnya, masyarakat mendapatkan kabar seorang warga setempat mendapatkan musibah, yakni bayi yang dilahirkan meninggal dengan kondisi leher terputus.

Bayi malang tersebut buah hati pasangan suami istri, Fitra Donisa
dan Melindes.

Korban menjalani persalinan secara normal di RSUD Kepahiang, Jumat sore (2/2). Tetapi anak yang dilahirkan mengalami kendala hingga kepala bayi terputus dari badannya.

Orang tua bayi tak menerima kondisi buah hatinya tersebut hingga melaporkan dugaan malapraktik itu ke Mapolres Kepahiang.

Kapolres Kepahiang, AKBP Pahala Simanjuntak SH SIK membenarkan adanya laporan dugaan malapraktik saat persalinan di RSUD Kepahiang tersebut.
“Benar ada laporan, kita masih sedang mendalami dan mengumpulkan bukti-bukti terkait laporan tersebut,” ungkap Kapolres saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kasubag TU RSUD Kepahiang, Tajri Fauzan SKM MKes menjelaskan bayi yang dilahirkan pasien itu mengalami kelainan. Sehingga kepala bayi terlepas dari badannya saat lahir.
“Usia kandungan baru lima bulan, saat di RSUD ada pembukaan, lalu ditangani dokter dengan pertimbangan jangan operasi. Awalnya berlangsung secara normal, saat ditolong ada kerapuhan, karena ada kerapuhan dioperasi,” ungkap Tajri.

Ia mengatakan pasien ditangani dr Oktri yang kebetulan piket saat pasien bersangkutan dirawat. “Tadi laporan yang saya dapat keluar pasien melaporkan dugaan malapraktik ke Mapolres sekitar pukul 18.00 WIB sore. Tidak apa-apa itu hak pasien,” tutupnya. (320)