TPK Bengkulu Tertinggi di Sumatera

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu merilis data tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Provinsi Bengkulu menjadi yang tertinggi se-Sumatera pada November 2017 lalu. Hal ini dipicu diadakannya berbagai kegiatan bertaraf nasional maupun internasional yang digelar di Bengkulu sehingga mampu mendorong tingkat penghunian hotel menjadi lebih baik.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Dyah Anugrah Kuswardani MA mengungkapkan, berbagai kegiatan bertaraf nasional maupun internasional yang digelar di Bengkulu memang mampu membawa dampak positif bagi Bengkulu dengan meningkatnya tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Bengkulu.

“TPK Bengkulu menjadi yang tertinggi se-Sumatera pada November lalu,” ujar Dyah, kemarin (4/12).

Tidak hanya pada November dengan tingkat penghunian kamar (TPK) 72,03 persen, di Oktober 2017 juga yang tertinggi dengan TPK 67,4 persen. Hal ini selain disebabkan banyaknya event yang digelar, juga karena bertambahnya rute penerbangan dari dan ke Bengkulu sejak Oktober 2017 lalu.

“Peningkatan rute penerbangan juga diharapkan dapat mendorong tingkat kunjungan wisatawan domestik maupun asing untuk berkunjung ke Bengkulu. Sejak Oktober kita juga menjadi yang tertinggi,” tutur Dyah.

Jumlah wisatawan yang meningkat tentu berbanding lurus dengan kepadatan hunian hotel yang juga akan semakin tinggi. Hal yang paling penting adalah lama tamu menginap yang mengindikasikan berapa lama wisatawan menghabiskan waktu di Bengkulu.

“Semakin lama wisatawan menginap, maka perputaran ekonomi akan semakin tinggi,” lanjut Dyah.
Sejauh ini, untuk rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang yang ada di Bengkulu pada November 2017 ini sekitar 1,59 hari dan memang sedikit menurun dari semula di Oktober sebesar 1,6 hari.

“Lama waktu menginap memang sedikit menurun, hal inilah yang menjadi tugas kita bagaimana membuat wisatawan semakin betah dan mau berlama-lama menghabiskan waktu di Bengkulu,” sambung Dyah.

Sebagai informasi, TPK tertinggi ke dua di Sumatera yakni Provinsi Sumatera Barat sebesar 65,05 persen. Sementara yang terendah pada November 2017 ini di Sumatera Utara, hanya tercatat 41,8 persen.

“Memang tidak jauh berubah dengan Oktober. Kedepannya kami ahrap TPK Bengkulu akan semakin tinggi dan lama menginap juga semakin besar sebab mampu menggerakkan roda perekonomian Bengkulu,” tutup Dyah. (***)

 

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*