Tongkang Bermuatan Biji Besi Terdampar

IMG_6190
SELUMA SELATAN, BE – Sebuah kapal tongkang bermuatan pasir besi seberat 6.000 ton, pukul 23.00 Minggu (12/4), kandas di kawasan Pantai Pasar Seluma.
Tongkang tersebut kandas, karena terempas ombak laut setelah kapal penarik Tb Alpioner Maning 24 dari Aceh kehabisan bahan bakar minyak (BBM).
Berdasarkan pantauan di lapangan bersama Kapolres Seluma, AKBP Joko Sadono SIK SH MH, hingga Senin (13/4) siang, upaya penarikan kapal tongkang belum bisa dilakukan. Lantaran sejumlah bantuan dari KSOP Syahbandar Bengkulu masih menuju lokasi.
“Untuk saat ini peristiwa ini telah kita laporkan ke KSOP Syahbandar Bengkulu agar bisa membantu pihak kapal yang saat ini masih berada di perairan pantai pasar Seluma,” sampai Kapolres.
Saat ini Tb Alpioner Maning 24 dari Aceh ini beranggotakan sebanyak 10 Anak buah kapal(ABK) serta 1 nahkoda kapal sendiri. Direncanakan jika muatan kapal tongkang ini akan dibongkar di Jakarta. Hanya saja, belum sampai di Jakarta, kapal penarik ini telah kehabisan BBM.
Dari kejauhan, tampak ABK kapal terlihat memasang tali besar dari tongkang untuk diikatkan ke dua buah kapal penarik. Namun, upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil mengingat arus dan gelombang cukup tinggi sehingga kapal tongkang bermuatan biji besi tersebut dibiarkan saja di bibir pantai yang berjarak 1000 meter.
“Jika lambat untuk ditarik, maka dikhawatirkan sejumlah ekosistem di bibir pantai ini akan hancur akibat tongkang itu karena tongkang itu masih bermuatan,” ujar Kapolres kepada wartawan.(333)