Tingkatkan Cinta Tanah Air Ratusan Pelajar Ikuti Sosialisasi

ERICK/Bengkulu Ekspress ANTUSIAS : Para pelajar perwakilan sekolah se Kabupaten Lebong, terlihat antusias ketika mengikuti kegiatan sosialisasi kemarin
ERICK/Bengkulu Ekspress ANTUSIAS : Para pelajar perwakilan sekolah se Kabupaten Lebong, terlihat antusias ketika mengikuti kegiatan sosialisasi kemarin

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Ratusan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama Atas (SMP-SMA) se Kabupaten Lebong, ikuti sosialisasi kebangsaan. Kegiatan sendiri bertujuan untuk memperkokok dan meningkatkan rasa cinta tanah air yang saat ini mulai luntur pada diri pemuda sebagai penerus bangsa.

hoaxSosialisasi yang mengambil tema memperkokoh Persatuan dan Cinta tanah Air bagi pemuda di Kabupaten Lebong, melali pemahaman wawasan kebangsaan dan nlai kehidupan Berpancasila, dilaksnakan di aula Setda Kabupaten Lebong yang langsung dibuka oleh Setda Lebong H Mirwan Efendi SE MSi.

Ketua Purna Paskibraka Indonesia Kaupaten Lebong Doni Ardiansyah Amd, mengatakan bahwa dilaksankannya kegiatan sosialisasi ini karena kondisi saat ini para pemuda-pemudinya sudah sangat menurun rasa cinta terhadap tanah air. Sehingga bisa mengakbatkan dampa yang sangat buruk yang dapat mengaibatkan perpecahan antar pemuda.

“Sehingga dengan kegiatan ini, kita ingin memberikan pemahaman bahwa sangatlah penting nilai kebangsaan dan cinta tanah air,” jelasnya, kemarin (31/3)

Dengan pemahaman yang telah diterima oleh para pelajar, maka nantinya bisa mereka laksnakan atau peraktekan di lingkungan mereka masing-masing. Sehingga mereka bisa menjadi motor penggerak di tengah masyarakat sebagai pemuda yang memiliki wawasan kebangsaan.

“Karena jika tidak diterapkan apa yang mereka dapatkan, maka semua itu tidak akan bermakna atau berguna,” ujarnya

Sementara itu, Setda Lebong H Mirwan Efendi SE MSi mengatakan dengan kegiatan seperti ini, maka para pelajar bisa lebih memahami lagi apa itu wawasan kebangsaan maupun kenegaraan, sehingga mereka di masa sekarang maupun di masa depan, dapat menjadikan bangsa Indonesia ini menjadi lebih baik lagi.

“Untuk itu saya sangat mendukung sosialisasi sepenuhnya dengan kegiatan ini,” sampainya.

Dimana wawasan Kenegaraan merupakan salah satu cara pandang sikap nasionalisme yang menjunjung tinggi apa itu Pancasila yang bisa dijadikan Idiologi, inspirasi serta yang lainnya. Untuk itulah, Pancasila harus dilestaikan dan tidak bisa hilang dari jati diri para anak-anak bangsa.

“Karena mereka adalah para pemuda yag akan menjadikan bangsa Indonesia menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.

Dalam kegiatan sosialiasai ini, Kabag OPS Polres Lebong Kompol Budi Hartono yang ditunjuk sebagai narasumber mengatakan, bahwa saat ini selain pemerintah, kepolisian, TNI serta instansi lainnya yang memiliki tugas untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan, para pemuda juga tidak boleh diam saja. Dimana mereka juga harus berfikir sejak dini, agar persatuand ankesatuan Indoneisa terus terjalin.

“Salah satunya adalah kita jangan mudah diadu domba, baik sesama teman maupun orang lain bahkan diadu domba oleh bangsa luar,” jelasnya.

Seperti dimasa penjajahan waktu itu, Pecahnya masyarakat dikarenakan bangsa luar sangat mudah mengadu domba anara kerajaan satu dengan kerajaan lain, namun setelah bersatu akhirnya penjajah bisa dihilangkan di uka bumi Indoneisa. Namun saat ini penjajahan mulai kembali dilancarkan oleh bangsa Indonesia dengan melakukan adu domba, melalui media sosial dengan menyebarkan berita-berita bohong atau Hoax.

“Untuk itu, kita jangan sampai terpengaruh dengan hal-hal seperti itu, karena harapan para penjajah melalui media sosial ini, semua anak bangsa Indonesia bisa terpengaruh sehingga bangsa kita bisa kembali dipecah belah,” tegasnya.

Untuk itulah, pembentukan moral-moral yang bagus dan baik harus tertanam disetiap para pemuda bangsa Indonesia termasuk pemuda di Kabupaten Lebong. baik itu dengan mengenal lebih baik bagaimana sejarah berdirinya Indoneisa maupun belajar mengtahui negara-negara luar agar yang buruk tidak terjadi di Indoneisa.

“Itu harus ditanamkan dan diketahui sejak dini, karena pemuda merupakan aset negera yang harus dilindungi dan diberi pengetahuan yang baik,” tutupnya.(614)