Tinggalkan Balai Kota, Helmi akan Ganti Aset yang Hilang

Gedung Balai Kota atau Rumah Dinas Walikota yangsaat ini masih ditempati oleh Walikota Helmi Hasan.
Gedung Balai Kota atau Rumah Dinas Walikota yang saat ini masih ditempati oleh Walikota Helmi Hasan.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, S.E., saat ini telah mempersiapkan dirinya untuk pindah dari Balai Kota. Menginggat masa jabatan yang tinggal menghitung hari lagi, yakni hingga tanggal 21 Januari mendatang. Ia pun telah meminta tim Inspektorat dan Bagian Umum Setda Kota untuk melakukan inventaris ulang terhadap seluruh fasilitas-fasilitas yang ada di gedung Balai Kota. Jika nantinya ada barang yang mengalami kerusakan atau hilang, ia berjanji akan segera mengganti aset tersebut.

“Sebelum saya meninggalkan Balai Kota, saya sudah meminta pihak terkait untuk mengecek apa saja yang dulu ada di Balai Kota dan tidak boleh hilang satu pun. Dan sudah dilakukan penghitungan berapa AC yang ada, televisi, karpet, kursi, ranjang, sendok, garpu, dan semuanya,” kata Helmi kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (12/1).

Untuk memastikan kelengkapan tersebut ia juga meminta untuk mendokumentasikan dengan baik lengkap dengan berita acara yang ditandatangani, agar nantinya tidak ada persoalan ketika ia sudah melepas jabatannya sebagai walikota terkait penggunaan aset daerah. Dan dalam mempersiapkan pencalonan pada Pilwakot 2018 ini, ia memfokuskan posko pemenangan di rumah pribadinya di Jalan Sidomulyo.

“Dan kemarin waktu saya mendaftar ke KPU kota, saya sudah tidak lagi mendiami Balai Kota, tetapi sudah kembali ke rumah pribadi di Sidomulyo. Tanggal 21 Januari jabatan saya sudah berakhir, tentu pada saat itu juga caretaker akan langsung masuk untuk menjalankan tugas Walikota sementara waktu sebelum hari pelantikan Walikota baru,” ungkapnya.

Namun, pada tanggal 20 Januari 2017, dirinya bersama Ir. Patriana Sosia Linda sudah merencanakan untuk menggelar acara sederhana sebagai ajang silaturahmi kepada masyarakat sekaligus berpamitan untuk melepas jabatan sebagai Walikota dan Wakil Walikota periode 2014-2018 sekaligus meminta izin untuk mengikuti proses pencalonan kembali.

“InsyaAllah tanggal 20 dari Pemerintah Kota mengadakan acara, semacam speak terakhir saya dengan Ibu Linda sebagai Walikota dan Wakil Walikota terpilih selama 5 tahun ini. Untuk menyampaikan kata-kata baik kepada ASN maupun seluruh masyarakat, rencananya digelar di gedung Balai Kota,” jelas Helmi.

Selain itu, pihaknya juga sudah mencetak buku khusus yang berisikan track record atau progres masa kepemimpinan Helmi-Linda selama 5 tahun. Nantinya buku tersebut akan disiapkan agar bisa menjadi konsumsi publik, sehingga mengetahui perjalanan kepemimpinannya bersama Linda.

“Buku itu akan memasukkan inti-intinya saja sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dahulu kala sesuai dengan visi misi yang kita sampaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Ir. Patriana Sosia Linda mengaku, meski pertarungan politik sudah dimulai, namun hingga detik terakhir sebelum lepas jabatan, ia masih akan menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Wakil Walikota. Mengenai persiapan terhadap pengembalian seluruh fasilitas jabatan, Linda juga mengaku sudah mempersiapkan hal tersebut, dan memastikan tidak ada aset yang bermasalah.

“Kita akan meletakkan aset itu pada tempatnya yakni kepada pemerintah kota, baik kendaraan, rumah, dan sebagainya. Terima kasih untuk semua aparatur kota sudah bekerjasama membantu Helmi-Linda, meraih beberapa prestasi dan pembangunan fisik maupun non fisik. Mudah-mudahan ke depan menjadi lebih baik,” ucap Linda. (805)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*