Tim Pencari AirAsia QZ8501 Temukan Puing di Selat Bangka

JAKARTA – Tim pencari temukan dugaan puing AirAsia QZ 8501. Benda itu berwarna kuning. Dan lokasinya ada di Pulau Nasik Selat Bangka.

“Pantauan tim pencarian dari helikopter diduga benda kuning tersebut merupakan puing pesawat Air Asia QZ 8501,” kata Pilot Helikopter Dauphin AS 365, Kapten Yosy Hermawan, usai melakukan penyisiran di Pangkalpinang, Senin (29/12).

Namun, Yosy belum berani memastikan benda kuning yang terlihat. Menurutnya, benda kuning tersebut baru dugaan puing pesawat Air Asia QZ 8501. Visualnya, terlihat saat memantau di ketinggian 200 kaki.

“Kami tidak dapat mendarat untuk memastikan benda tersebut karena lokasi berada di kawasan hutan belantara. Tidak mungkin helikopter mendarat,” ujarnya.

Namun demikian, kata dia, untuk memperjelas benda kuning tersebut, salah satu wartawan luar negeri dari Xinhua mengambil gambar dengan menggunakan kamera berkualitas tinggi. Dari hasil gambar yang diperlihatkan, kuat dugaan benda tersebut adalah puing dari Air Asia.

“Untuk membuktikan benda tersebut, tim akan kembali melakukan penyisiran yang lebih intensif dengan melibatkan pihak lain yang berkompeten,” ujarnya.

Ia berharap, penemuan tersebut bisa menjadi salah satu awal titik terang hilangnya pesawat Air Asia yang kini masih menjadi tanda tanya.

“Secepatnya kita akan kembali melakukan penyisiran ke lokasi yang sama untuk memastikan apakah benda kuning tersebut merupakan puing pesawat atau bukan,” katanya.

AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 8501 membawa 155 orang penumpang tersebut berangkat dari Bandara Juanda Surabaya pada pukul 05.12 WIB dan hilang kontak di perairan Pulau Belitung dengan titik koordinat 03.22.46 LS dan 108.50.07 BT.

Sebanyak 155 orang penumpang yang terdiri dari 138 orang dewasa, 16 orang anak-anak dan satu orang balita.

Di dalam pesawat itu juga warga negara asing dan awak kabin yakni Singapura, Inggris, Malaysia dan Perancis masing-masing satu orang dan warga Korea Selatan tiga orang. (dng/indopos/jpnn)