Tiga Warga Terserang DBD

TAIS, BE – Hingga April 2017 ini, di Kabupaten Seluma telah terjadi 3 kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD). Penyakit DBD selama 4 bulan terakhir ini terbilang minim. Dengan digalakkannya fogging dan imbauan menjaga kebersihan lingkungan oleh Dinas Kesehatan Seluma kepada masyarakat.

”Pada 2017 ini baru ditemukan DBD sebanyak 3 kasus, seperti masing-masing kecamatan Sukaraja, Tais dan Seluma Timur,” ujar tegas Kepala Dinas Kesehatan Seluma Khaidir Muchtar Ssos melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Ahmad Tavif Sip kemarin (16/4) kepada BE.

Jumlah DBD tersebut menurun dibandingkan 2016. Tahun lalu tercatat sebanyak 86 warga Kabupaten Seluma terjangkit penyakit DBD. Dari jumlah itu, 5 orang diantaranya meninggal dunia.

Fogging pencegahan terus dilakukan di sejumlah keraamaian. Seperti di sekolah dan perkantoran. Sekolah menjadi tujuan utama pencegahan kita ditahun ini. Mengingat anak-anak dan pelajar kelompok terbesar terkena DBD pada tahun lalu. Nyamuk DBD ini selalu menggit di siang hari. Sehingga pencegahan di lokasi tempat keramaian menjadi tujuan utama dengan harapan kasus DBD bisa di cegah dan diminimalisir,.

”Sekalipun ada kasus maupun tidak ada kasus Dinkes tetap akan melakukan penyemprotan,” katanya.
Disampaikan, 2017 ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma sudah menyediakan 5 unit alat foging terbaru. Setelah ditahun 2016 lalu hanya tersdia sebanyak 2 unit. Akibat banyak mengalami kerusakan.

Kadinkes mengharapkan, bila ada warga yang terjangkit DBD segera melaporkannya ke Puskesmas ataupun ke Dinas kesehatan langsung. Sehingga bisa dilakukan tindakan penyemprotan cepat. Dengan tujuan bisa mengatasi bertambah berkembangnya nyamuk DBD tersebut.

“Kita berharap agar warga cepat untuk melaporkan jika ditemukan gigitan nyamuk ini,”pungkasnya kemarin. (333)