Tiga Warga Positif DBD, Dinkes Fogging

FOGGING Dinkes Kaur saat melakukan fogging di Desa Binjai Kecamatan Tetap, Selasa (313)
BINTUHAN, BE- Antisipasi meluasnya wilayah yang terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kaur, melakukan fogging atau pengasapan di Desa Padang Binjai Kecamatan Tetap, Selasa (31/3). Fogging tersebut menyusul adanya tiga warga di desa setempat dinyatakan positif terserang DBD.
“Fogging ini kita lakukan karena ada warga yang melapor, bahwa ada yang terserang DBD, dan saat ini korban sedang dirawat di RSUD Kaur,” kata Kepala Dinkes Kaur, Drs M Tabri melalui Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Penyehatan Lingkungan (P2P/PL) Fauzi Razak SKM, Selasa.
Ia menambahkan, meskipun fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, diharapkan DBD tidak akan meluas menyerang masyarakat, minimal radius 100 meter dari rumah warga yang terserang DBD.
Dikatakanya, tiga orang yang dinyatakan positif DBD itu, yakni Mahya (50), Amri (45), warga Padang Binjai dan Rapilo (50), warga Kasuk Baru Kecamatan Tetap. Hingga kini ketiga korban masih dirawat di RSUD Kaur.
Selain itu, Dinkes Kaur juga memberikan bubuk abate dan penyuluhan tentang bahaya nyamuk demam berdarah dengaue serta cara melakukan 3M plus, yakni menguras, menutup dan mengubur.
“Bukan hanya melakukan fogging saja. Mencegah gigitan nyamuk dengan cara membunuh jentik dengan abate, menerapkan 3M, lalu memakai body lotion dan menggunakan kelambu saat tidur,” ujar Fauzi.
Ditambahkannya, dengan meningkatnya curah hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Kaur dan sekitarnya, perlu partisipasi warga untuk mewaspadai dan mengantisipasi gejala penyakit DBD. Caranya, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, jangan sampai ada air hujan tergenang.
“Harus ada peran penting dari masyarakat dengan menggiatkan gotong royong, dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” imbaunya. (618)